Padahal, dari sisi medis, kebiasaan melakukan pemeriksaan rutin sejak usia muda jauh lebih efisien," jelasnya.

Dampak dari pembiaran dental anxiety ini tidak hanya merusak kesehatan gigi, melainkan juga menurunkan rasa percaya diri.

Masalah awal seperti gusi berdarah atau gigi berlubang sering tidak disadari karena belum menimbulkan rasa sakit.

Jika kondisi tersebut terus diabaikan, gejalanya akan memburuk dan memerlukan tindakan medis yang lebih kompleks serta biaya lebih mahal.

Kampanye #BeraniTampil untuk Atasi Stigma

Guna mengatasi stigma negatif tersebut, SATU Dental meluncurkan kampanye #BeraniTampil.

Program ini berkolaborasi dengan Mario Caesar, Niky Putra, dan Marco Ivanos untuk menciptakan ekosistem perawatan gigi yang ramah bagi anak muda.

"Banyak dari kita yang sering menunda ke dokter gigi karena bingung harus mulai dari mana atau ragu dengan biaya.

Melalui kampanye Berani Tampil, kami ingin menghapus kecemasan tersebut," kata Satria.

>>> Harga Bitcoin Tergelincir ke US$ 63.020, Analis Sebut Momen Akumulasi

"Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa merawat gigi bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang menyenangkan dan transparan," ujarnya.