Gelandang tim nasional Prancis, Michael Olise, mencatatkan namanya dalam buku sejarah Les Bleus.

Ia mencetak tiga gol dalam kemenangan 3-1 atas Irlandia Utara pada laga uji coba di Villeneuve-d'Ascq, Senin waktu setempat.

>>> Juventus dan Roma Bersaing untuk Brahim Diaz

Keberhasilan tersebut menjadikan Olise sebagai pemain keempat dalam sejarah Prancis yang mampu membukukan hattrick tanpa berposisi sebagai penyerang tengah.

Pencapaian ini sekaligus memecahkan kebuntuan selama 42 tahun.

Menurut media Prancis L'Equipe, Olise menjadi pemain non-penyerang tengah pertama yang melakukannya sejak Michel Platini pada Piala Eropa 1984.

Platini saat itu mencetak dua hattrick berturut-turut ke gawang Belgia dan Yugoslavia.

Sebelum era Platini, rekor serupa hanya pernah dibukukan oleh gelandang Edouard Crut pada Olimpiade 1924 saat melawan Latvia.

>>> Michael Olise Cetak Hattrick Langka, Samai Rekor Michel Platini

Penyerang sayap Ernest Vaast juga pernah melakukannya saat membobol gawang Portugal pada 1947.

Data historis mencatat bahwa para pencetak tiga gol atau lebih untuk timnas Prancis dalam empat dekade terakhir seluruhnya berposisi sebagai penyerang tengah murni.

Mereka termasuk Dominique Rocheteau (1986), David Trezeguet (2000), dan Olivier Giroud (2017).

Kylian Mbappe juga masuk dalam daftar penyerang tengah yang mencetak hattrick saat menghadapi Argentina (2022) dan Gibraltar (2023), serta torehan empat gol ke gawang Kazakhstan pada 2021.

Secara keseluruhan, statistik performa Olise menempatkannya dalam jajaran elite pemain Prancis yang pernah mencetak tiga gol atau lebih dalam satu pertandingan.

>>> Juventus dan Roma Bersaing untuk Brahim Diaz

Ia bersanding dengan nama-nama seperti Just Fontaine, Kylian Mbappe, dan Jean Nicolas.