"Terutama perempat final melawan Brasil, saya sangat menyukainya. Dengan gol-gol Wesley Sneijder.

Juga final melawan Spanyol tentu saja. Tekel Nigel de Jong, gol Andrés Iniesta; saya masih melihat semuanya dengan jelas," tambahnya.

>>> Belanda Uji Coba Lawan Uzbekistan di New York Jelang Piala Dunia 2026

Pemain kelahiran Rotterdam ini juga mengaku sangat mengagumi mantan penyerang sayap kanan legendaris Belanda yang menjadi inspirasi gaya bermainnya.

"Saya penggemar berat Arjen Robben. Bagaimana dia selalu menggiring bola ke dalam dan menembak ke gawang, saya pikir itu indah.

Saya sendiri mencoba melakukan hal yang sama, dari sisi kiri. Tapi Robben berada di level lain.

Cara dia menyempurnakan aksinya sungguh luar biasa," kata Summerville.

Ia menambahkan bahwa kombinasi kecepatan dribel dan kemitraan Robben bersama Franck Ribéry di Bayern München merupakan ancaman sayap yang luar biasa.

"Bek tahu apa yang akan dia lakukan, namun mereka tetap tidak bisa menghentikannya. Itu karena kecepatan dribelnya.

Kemitraannya dengan Franck Ribéry di Bayern München juga luar biasa. Sungguh bahaya dari kedua sisi.

Robben adalah seorang master. Tak terduga," ujar Summerville.

Selain Robben, Summerville menunjuk legenda sepak bola lain sebagai figur teladan utamanya yang memiliki dampak besar bagi masyarakat keturunan Suriname.

"Clarence Seedorf. Saya tidak benar-benar melihatnya bermain langsung, tapi saya banyak menonton videonya.

Saya pikir Seedorf adalah panutan bagi semua orang dengan akar Suriname. Seorang legenda.

Ini kombinasi dari semua yang dia capai dalam kariernya dan bagaimana dia sebagai pribadi. Meskipun saya tidak mengenalnya secara pribadi, saya senang mendengarkannya di TV.

>>> Timnas Belanda Uji Coba Lawan Uzbekistan di New York

Untuk Seedorf, saya angkat topi," pungkas Summerville.