Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, mulai mengalihkan fokusnya ke Piala Dunia 2026.

Turnamen di Amerika Utara itu akan menjadi kompetisi besar kedua baginya bersama Timnas Spanyol setelah Euro 2024.

>>> Persija Jakarta Targetkan Juara Liga Bersama Pelatih Shin Tae-yong

Meski kondisinya belum sepenuhnya pulih, Yamal diperkirakan tetap bisa bermain di laga awal Spanyol melawan Tanjung Verde dan Arab Saudi.

Menjelang Piala Dunia 2026, ia berbicara di kanal YouTube pribadinya. Ia mengenang momen penting dalam kariernya, termasuk pengalaman pertama tampil di Euro 2024 di Jerman.

Yamal mengaku banyak belajar dari turnamen tersebut. Ia merasa kini memiliki kesiapan mental yang jauh lebih baik.

"Saya masih anak-anak. Saya belajar banyak terutama dari pertandingan pertama karena gugup pada awalnya," ujar Yamal.

"Anda harus tetap tenang dan memahami bahwa turnamen seperti ini sangat panjang."

Sempat Yakin Menang Ballon d'Or

Yamal juga menyinggung persaingan Ballon d'Or 2025 yang dimenangkan Ousmane Dembele. Ia mengaku sempat yakin akan membawa pulang trofi tersebut.

>>> Persija Jakarta Ikat Shin Tae-yong Tiga Tahun untuk Bangun Fondasi Klub

"Sejujurnya, saya pikir akan memenanginya saat itu karena banyak hal yang terjadi sepanjang tahun," kata Yamal. Ia menilai hasil itu menjadi pelajaran berharga.

"Saya rasa sangat baik untuk saya bahwa Dembele yang memenanginya. Saya masih terlalu muda dan mungkin belum benar-benar menghargai arti Ballon d'Or," tuturnya.

"Kita lihat saja apakah tahun ini giliran saya."

Hubungan dengan Dembele

Kendati kalah, Yamal menegaskan hubungannya dengan Dembele tetap sangat baik. Keduanya masih rutin berkomunikasi hingga saat ini.

"Ousmane dan saya memiliki hubungan yang sangat baik. Saya pernah menghabiskan waktu bersamanya," ungkap Yamal.

>>> Persija Jakarta Ikat Shin Tae-yong Tiga Tahun demi Proyek Jangka Panjang

"Saya sangat senang dia yang memenanginya."