Komodo adalah salah satu satwa paling ikonik di Indonesia.

Sebelum mengikuti tur ke habitat aslinya, ada beberapa fakta unik yang perlu diketahui agar perjalanan lebih aman dan bermakna.

>>> Suzuki dan Toyota Revisi Harga Mobil Hybrid per Juni 2026

Lima Hal Unik tentang Komodo

Komodo merupakan kadal terbesar dan terberat di dunia. Panjangnya bisa mencapai 3 meter dengan bobot hingga 68 kilogram.

Saat terancam, komodo mampu berlari hingga 20 km/jam. Mereka juga bisa menjelajah sekitar 8 km per hari.

Komodo memiliki kelenjar racun di rahang bawah yang menghasilkan zat antikoagulan. Racun ini menyebabkan tekanan darah korban turun drastis dan memicu syok.

Wisatawan wajib mematuhi pengawasan ketat dari ranger selama tur untuk menghindari risiko.

Indera penciuman komodo sangat tajam. Dengan lidah bercabang, mereka bisa mendeteksi mangsa dari jarak 5 hingga 11 kilometer, tergantung arah angin.

Komodo betina dapat berkembang biak tanpa pejantan melalui proses partenogenesis. Fenomena ini pertama kali dibuktikan secara ilmiah pada tahun 2006.

>>> Mengenal Wildflowering, Tren Kencan Gen Z yang Lebih Santai

Adaptasi ini penting untuk kelangsungan hidup komodo di pulau-pulau terpencil dengan populasi terbatas.

Komodo hanya ditemukan di lima pulau di Indonesia: Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, Gili Dasami, dan sebagian kecil Flores.

Populasi liar diperkirakan hanya 1.380 hingga 2.000 ekor.

Status komodo adalah Vulnerable menurut IUCN. Ancaman utama meliputi hilangnya habitat, perubahan iklim, dan menurunnya jumlah mangsa.

Mengetahui fakta-fakta ini akan membuat pengalaman tur komodo lebih berkesan.

>>> Jadwal Public Expose Live BEI 9-11 Juni 2026: Delapan Emiten Siap Paparkan Kinerja

Keamanan dan kenyamanan selama perjalanan juga lebih terjaga jika wisatawan memahami karakteristik satwa dan mengikuti aturan yang berlaku.