>>> Florentino Perez Kembali Pimpin Real Madrid Usai Kalahkan Riquelme

Identitas Tim dan Keputusan Taktis

Funes menekankan pentingnya menjaga identitas permainan dari awal hingga akhir.

Ia mencontohkan final Liga Champions 1999 antara Bayern Munich dan Manchester United sebagai pengingat bahwa segalanya bisa berubah cepat.

"Kami harus memberikan segalanya. Jika tidak, kami tidak akan lolos.

Las Palmas akan melakukan perubahan dan kami harus siap," tegasnya.

Terkait keputusan menurunkan Aaron Ochoa sebagai starter menggantikan Joaquin, Funes menjelaskan bahwa langkah itu bertujuan meningkatkan sirkulasi bola di lini tengah dan mengelola kebugaran pemain.

"Kami tahu ini akan menjadi babak yang panjang. Kami tidak ingin Las Palmas merebut bola dan membuat kami bertahan.

Kami butuh kontrol permainan. Joaquin bermain 45 menit berkualitas, sehingga ia bisa bermain lebih banyak di leg kedua," ujarnya.

Meski puas dengan hasil, Funes mengakui ada kabar kurang baik berupa cedera ringan yang dialami bek tengah Galilea.

Ia menunggu hasil tes lebih lanjut.

"Kami membawa keunggulan satu gol, tapi juga semua pemain dalam kondisi utuh. Mereka bilang baik-baik saja.

Itu catatan positif," katanya.

Funes menutup dengan apresiasi kepada suporter Malaga CF yang setia mendukung tim sejak keberangkatan dari bandara hingga hotel.

"Luar biasa apa yang dilakukan orang-orang. Kami merasa dikawal.

>>> Malaga Tundukkan Las Palmas Lewat Gol Tunggal David Larrubia

Itu memperkuat komitmen semua," pungkasnya.