Tim nasional Maroko menggelar pertandingan pemanasan menjelang Piala Dunia 2026 dengan menjamu Madagaskar di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat, pada Selasa, 2 Juni 2026 pukul 22.30 waktu setempat.

Langkah krusial ini diambil oleh pelatih Mohamed Ouahbi untuk mematangkan kesiapan 26 pemain sebelum bertolak menuju Amerika Serikat.

>>> Maroko Uji Coba Lawan Norwegia di New Jersey Jelang Piala Dunia 2026

Dalam laga tersebut, Ouahbi menerapkan formasi 4-2-3-1 untuk menguji kedalaman skuad Singa Atlas.

Barisan pertahanan dipercayakan kepada A. Salah-Eddine, R.

Halhal, I. Diop, dan N.

Mazraoui, sedangkan lini tengah dikawal duet A. Bouaddi dan S.

Amrabat.

Sektor penyerangan mengandalkan trio gelandang serang A. Ezzalzouli, B.

El Khannouss, serta I. Saibari untuk menyokong penyerang tunggal A.

Amaimouni-Echghouyab.

Sementara itu, Madagaskar memilih formasi 3-5-2 dengan kapten Raveloson, menunjukkan perbedaan taktik yang kontras.

Berdasarkan data peringkat Sofascore, Maroko saat ini menempati posisi ke-8 dunia, sedangkan Madagaskar berada di peringkat 104.

Pertandingan di ibu kota Maroko ini menarik perhatian besar publik sepak bola setempat di stadion berkapasitas hingga 69.700 penonton.

>>> Kroasia Jamu Slovenia di Laga Uji Coba Terakhir Jelang Piala Dunia 2026

Keputusan mengejutkan diambil Ouahbi dalam pemilihan 26 pemain resmi dengan meninggalkan penyerang berpengalaman Youssef En-Nesyri.

Langkah berani tersebut diambil sebelum Maroko memulai kampanye penyisihan Grup C di Amerika Serikat untuk menghadapi Brasil, Skotlandia, dan Haiti.

Komposisi skuad Atlas Lions saat ini memiliki rata-rata usia sekitar 26 tahun.

Kekuatan utama juara Africa Cup of Nations 2025 ini bertumpu pada pilar-pilar yang bermain di klub top Eropa seperti Achraf Hakimi, Yassine Bounou, Nayef Aguerd, dan Sofyan Amrabat.