Tim bulu tangkis Indonesia dipastikan gagal meraih podium tertinggi dalam turnamen Polytron Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (6/6/2026).

Kegagalan ini dipastikan setelah dua wakil tuan rumah yang berhasil menembus babak final harus mengakui keunggulan lawan masing-masing.

>>> Marc Marquez Juarai MotoGP Hungaria 2026 Usai Kalahkan Acosta

Ganda Putra Kalah Dramatis

Pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal membendung perlawanan pasangan asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Raymond/Nikolaus sempat membuka harapan dengan merebut gim pertama lewat kemenangan 21-13.

Memasuki gim kedua, ganda putra Indonesia sempat memimpin perolehan poin cukup jauh dengan skor 14-8.

Namun, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin berhasil mengejar ketertinggalan, membalikkan keadaan, dan menutup gim kedua dengan keunggulan 18-21.

Pasangan Malaysia kemudian mendominasi gim penentuan setelah menemukan ritme permainan dan tampil lebih percaya diri.

>>> FIFA Wajibkan 60 Suporter Lunasi Tiket Piala Dunia 2026 Akibat Glitch Sistem

Mereka menyudahi perlawanan Raymond/Nikolaus pada gim ketiga dengan skor meyakinkan 21-10 untuk mengunci gelar juara ganda putra.

Jonatan Christie Juga Tumbang

Sebelum kekalahan ganda putra, tunggal putra andalan Indonesia Jonatan Christie juga menelan kekalahan di partai final.

Jonatan harus mengakui keunggulan pemain asal Kanada, Viktor Lai, melalui permainan dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 8-21.

Hasil buruk pada babak final turnamen tahun ini sekaligus memperpanjang catatan puasa gelar bagi tim merah putih di ajang Indonesia Open.

>>> Timnas Indonesia U-19 Wajib Kalahkan Vietnam di Laga Penentu Grup A Piala AFF U-19

Wakil tuan rumah terakhir kali memenangi turnamen ini pada tahun 2021 melalui sektor ganda putra lewat pasangan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya.