Sarwendah Disorot Usai Dugaan Pengerahan Buzzer untuk Video Permintaan Maaf Muncul di Media Sosial

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah beredar tangkapan layar yang diduga berkaitan dengan upaya mengarahkan respons publik terhadap video permintaan maaf yang ia unggah.

Sebelumnya, Sarwendah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat serta keluarganya menyusul beredarnya potongan video yang memperlihatkan dirinya mengucapkan kata-kata kasar. Cuplikan tersebut memicu reaksi luas dan menuai kritik dari sejumlah warganet.

Di tengah polemik tersebut, muncul unggahan dari akun @arfdeatan pada 5 Juni 2026 yang menampilkan tangkapan layar percakapan terkait tautan video permintaan maaf Sarwendah.

Dalam tangkapan layar yang beredar, terdapat instruksi yang diduga ditujukan kepada sejumlah akun untuk memberikan tanda suka serta komentar pada unggahan video permintaan maaf tersebut di Facebook.

Unggahan itu kemudian memancing berbagai tanggapan dari pengguna media sosial. Sejumlah akun mempertanyakan dugaan penggunaan buzzer untuk membantu memperbaiki citra publik figur yang sedang menghadapi sorotan.

Salah satu akun menuliskan, “Asu gue kira pemerintah doang yang pake buzzer, dia pun pake?”

>>> Area Pernikahan Dua Lipa dan Callum Turner Ditutup, Warga Palermo Pasang Poster Protes

Akun lain turut memberikan respons singkat dengan menyebut, “Ngakak lucu banget ini.”

Sementara itu, komentar lain menyoroti pentingnya kehati-hatian figur publik dalam menyampaikan pernyataan di ruang digital.

“Ih malu banget pakai buzzer, pembelajaran buat semuanya terutama publik figur, apa-apa harus di filter dulu berkali-kali karena risikonya ya salah dikit langsung viral,” tulis seorang pengguna media sosial.

Hingga kabar ini menjadi perhatian warganet, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai keaslian tangkapan layar yang beredar maupun pihak yang disebut terlibat dalam dugaan pengerahan buzzer tersebut.