Timnas Inggris menundukkan Selandia Baru dengan skor 1-0 dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Stadion Raymond James, Tampa, Amerika Serikat, pada Minggu (7/6/2026) waktu setempat.

Gol kemenangan dicetak oleh Harry Kane sesaat sebelum turun minum. Ini menjadi gol ke-79 sang kapten sepanjang karier internasionalnya bersama Inggris.

>>> IEA Soroti Kegagalan Penyediaan Lapangan Kerja Berkualitas di Indonesia

Manajer Inggris Thomas Tuchel mengakui bahwa performa tim belum sepenuhnya memuaskan. Ia lebih menyukai permainan di babak kedua karena para pemain tampil lebih disiplin dan agresif.

"Saya tidak terlalu senang dengan babak pertama. Saya lebih suka babak kedua," ujar Tuchel seperti dikutip dari The Guardian.

Menurut Tuchel, pada babak pertama para pemain sering keluar dari posisi yang direncanakan. Hal ini membuat aliran bola lambat dan menyulitkan penerapan tekanan balik.

"Kami bermain terlalu bebas dan tidak sesuai posisi. Itu memperlambat permainan dan membuat counter-pressing sulit dilakukan," jelas pelatih asal Jerman tersebut.

Tuchel juga menyoroti banyaknya umpan panjang dan tendangan spekulatif yang tidak sesuai dengan menu latihan tim.

>>> Veda Ega Pratama Jalani Long Lap Penalty di Moto3 Hungaria 2026

"Kami banyak melakukan crossing dan tembakan jarak jauh, padahal itu bukan gaya kami," katanya.

Faktor cuaca panas di Tampa dan adaptasi lapangan turut memengaruhi performa fisik pemain. "Kami hanya sekali berlatih di bawah sinar matahari, pertandingan ini terasa aneh," ujar Tuchel.

Meski banyak kritik, Tuchel memuji kontribusi Jude Bellingham yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.

Gelandang Real Madrid itu dianggap membawa energi baru dan sempat menjadi kapten setelah pulih dari cedera.

"Jude memiliki semangat juang. Dia kembali dari cedera dengan penuh energi dan senang bisa bermain lagi," puji Tuchel.

>>> Timnas U19 Indonesia Targetkan Kemenangan atas Vietnam untuk Lolos Semifinal

Tuchel optimistis performa terbaik pemain akan keluar saat Piala Dunia 2026 dimulai. "Ketika tekanan datang dan turnamen dimulai, itu akan memunculkan yang terbaik dari semua pemain," pungkasnya.