Penerbit Buku Kompas Luncurkan Dua Karya Baru Adi Prinantyo
Penerbit Buku Kompas meluncurkan dua buku baru karya Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo di Kompas Institute, Jakarta, pada Jumat (5/6).
Kedua buku tersebut berjudul Ragam Warna Sepak Bola dan Sepak Bola Kita Semua.
>>> Argentina Kalahkan Honduras 2-0 dalam Laga Uji Coba di Texas
Karya ini merangkum catatan perjalanan liputan sepak bola nasional dan internasional selama dua dekade terakhir, periode 2005 hingga 2025.
Buku Ragam Warna Sepak Bola fokus membahas dinamika sepak bola dalam negeri.
Sementara itu, Sepak Bola Kita Semua mengulas panggung sepak bola dunia, mulai dari Piala Dunia, liga-liga Eropa, hingga profil tokoh legendaris seperti Maradona, Messi, dan Jürgen Klopp.
Sorotan terhadap Sistem Pembinaan Sepak Bola Indonesia
Adi Prinantyo menyoroti kelemahan besar pada sistem pembinaan usia muda dan pengelolaan kompetisi yang kurang profesional di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa klub wajib memiliki penjenjangan pembinaan yang matang untuk mendongkrak kualitas liga. "Negara lain itu sudah punya pemain sejak dari di bawah 10 tahun.
Sistem itu harus dibangun dulu.
>>> Lionel Scaloni Panggil Agustin Giay Perkuat Timnas Argentina
Kalau klub nggak punya pembinaan berjenjang, maka dia sebetulnya tidak punya hak secara kualitas untuk menjadi kompetisi liga," ujarnya.
Adi juga menekankan pentingnya sanksi bagi klub yang tidak memenuhi kriteria kompetisi.
Ia menambahkan bahwa federasi dan manajemen pengelola liga harus bebas dari benturan kepentingan demi kompetisi yang bersih.
"Harus bersih kepentingan dari federasi dan manajemen liga untuk mengulirkan liga.
Kalau masih ada konflik-konflik tersebut, jangan harap liga kita bisa profesional dan melahirkan pemain-pemain domestik yang berkualitas," ungkap Adi.
Perkembangan sepak bola Jepang dijadikan perbandingan.
>>> Lionel Messi Pulih dari Cedera Jelang Piala Dunia 2026
Dahulu Jepang sempat mempelajari format kompetisi Galatama yang lebih dulu eksis di Indonesia, meski kini kualitas sepak bola Jepang jauh melampaui Indonesia.
Update Terbaru
5 Kapal Induk Terbesar di Dunia: Raksasa Laut yang Mengagumkan
Kamis / 23-07-2026, 02:16 WIB
Lemak Babi Ternyata Lebih Sehat dari Banyak Buah dan Sayur
Kamis / 23-07-2026, 02:16 WIB
Bantal Gaming Switch 2: Aksesori Paling Aneh yang Pernah Diuji, Kini Diskon
Kamis / 23-07-2026, 02:14 WIB
Call of Duty: Black Ops 7 Perluas Ricochet Anti-Cheat untuk Atasi Kecurangan di Ranked
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
AS Pertimbangkan Serangan Militer terhadap Sekutu Al-Qaeda di Mali
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
Mitch Keller Hadapi Gerrit Cole di Final Seri Pirates vs Yankees
Kamis / 23-07-2026, 02:10 WIB
Valencia Kalahkan Eldense 3-0 di Laga Uji Coba Pramusim
Kamis / 23-07-2026, 02:08 WIB
Lynx Kalahkan Storm 105-102 Berkat Duet McBride dan Miles
Kamis / 23-07-2026, 02:08 WIB
Ratusan Jurnalis Desak WHCA Hadapi Trump soal Serangan ke Pers
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Evolusi Penyimpanan Data Game: Dari Memory Card PS1 hingga Cloud Save
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Suami Denise Richards Minta Istri Dihukum Contempt karena Tunggakan Nafkah
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
KJ Apa Akui Makan Fast Food yang Sudah Dikencingi
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Penyanyi R&B Nivea Umumkan Diagnosis Leukemia
Kamis / 23-07-2026, 02:07 WIB
Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan Poco yang Kebagian Update Android 17
Kamis / 23-07-2026, 02:05 WIB







