>>> Argentina Kembali ke Puncak Peringkat FIFA Jelang Piala Dunia 2026

"Saat kami menentukan skuad, kami berpikir bahwa Chris bisa bermain di final Conference [League] karena kami telah merancang skuad sebelumnya," kata Mauricio Pochettino.

Pochettino menyayangkan ketidakjelasan informasi kebugaran awal yang membuat rencana tim sedikit terganggu menjelang kompetisi.

"Ada informasi yang kami terima bahwa dia bisa bermain di final melawan Rayo Vallecano di Conference League. Dia berada di bangku cadangan, jika Anda ingat.

Setelah itu, dia mungkin bisa [bermain] melawan Senegal. Setelah itu, hari ini, pada akhirnya, jadwalnya semakin panjang dan hal itu membuat saya sedikit kesal.

Saya tidak senang karena kami tahu Chris Richards adalah pemain penting, tentu saja kami semua tahu itu, tetapi juga ketika saya mengatakan hal itu berdasarkan informasi yang kami miliki, dan terkadang tidak ada kejelasan," ujar Mauricio Pochettino.

Absennya Richards memaksa tim kepelatihan mengambil keputusan sulit mengenai kesiapan sang pemain di tengah keterbatasan waktu Piala Dunia.

"Pada akhirnya, kita bisa berharap Chris bisa bermain.

Namun, pada akhirnya, kita akan menghadapi situasi di mana dia tidak bertanding [selama sebulan] dan setelah itu kita harus memutuskan apakah dia dalam kondisi prima untuk bertanding atau tidak.

Waktu di Piala Dunia sangat terbatas," ucap Mauricio Pochettino.

Menghadapi tekanan kritik taktik dan pemilihan pemain dari media sosial, Pochettino menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada kesiapan kolektif seluruh anggota skuad.

"Para pembenci di media sosial saat ini, mereka tidak akan pernah setuju apakah Anda memainkan pemain secara normal atau memainkan tim utama untuk Piala Dunia," kata Mauricio Pochettino.