Lonjakan prestasi ini merefleksikan transformasi besar kriket nasional.

Berbagai aspek mulai dari pembinaan akar rumput, keterlibatan atlet perempuan, kompetisi nasional, program sosial, hingga prestasi tim nasional kini mendapatkan pengakuan di panggung dunia.

Respons Pengurus Persatuan Cricket Indonesia

Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia, Abhiram Singh Yadav, memberikan keterangan pers mengenai pencapaian historis ini.

"Beberapa tahun lalu, sulit membayangkan Indonesia dapat berdiri sejajar dengan negara-negara pengembang kriket terbaik dunia.

Hari ini, melalui kerja keras seluruh komunitas Cricket Indonesia, kita berhasil menjadi juara regional dan melangkah ke tingkat global.

>>> Prancis Turun Peringkat FIFA Usai Dikalahkan Pantai Gading

Ini adalah pencapaian seluruh bangsa, bukan hanya organisasi," kata Abhiram Singh Yadav.

"Menjadi juara di tingkat regional adalah kehormatan besar.

Namun, yang lebih penting adalah bagaimana momentum ini mendorong kami untuk terus membangun fondasi yang lebih kuat, lebih profesional, dan lebih berkelanjutan bagi generasi Cricket Indonesia berikutnya," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Persatuan Cricket Indonesia, Albert W. Tangkudung, menilai pencapaian tersebut menjadi validasi atas arah pembangunan yang telah dijalankan PCI.

"Empat representasi global ini menunjukkan bahwa program-program yang dijalankan Cricket Indonesia mendapat pengakuan dunia.

Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan atlet, kompetisi nasional, pengembangan Cricket perempuan dan junior, program sosial, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan," kata Albert W.

Tangkudung.

"Kami percaya bahwa pertumbuhan Cricket harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Karena itu, fokus kami bukan hanya pada prestasi tim nasional, tetapi juga pada pembangunan ekosistem yang berkelanjutan, inklusif, dan mampu memberikan dampak sosial yang positif," ujarnya.

Sejarah ICC Development Awards

Penghargaan ICC Development Awards pertama kali digulirkan pada tahun 2002 untuk mengapresiasi inovasi anggota ICC.

Seluruh juara regional akan dinilai oleh panel independen bentukan ICC untuk memperebutkan takhta juara dunia.

Hasil ini memperkuat status Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan olahraga kriket tercepat di kawasan East Asia-Pacific.

>>> FAI Sukses Gelar Indonesia Short Course Emerging Series 2026

Panel independen yang terdiri dari mantan pemain internasional, media, serta mitra resmi akan segera menentukan pemenang global pada Juli mendatang.