Pengisian bertahap membuat kondisi baterai lebih ideal karena tidak menerima tekanan daya besar secara terus-menerus.

"Kalau slow charging itu ampere yang masuk biasanya kecil, jadi baterai benar-benar penuh. Kalaupun ada floating, tidak sebanyak saat fast charging," kata Yogig.

Fitur Pengisian Cepat Tetap Aman Digunakan

Yogig mengingatkan pemilik kendaraan listrik tidak perlu menghindari fitur fast charging sepenuhnya.

Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna, khususnya saat perjalanan jauh atau situasi darurat.

Pengisian dengan slow charging tetap menjadi rekomendasi utama sehari-hari demi menjaga kesehatan baterai jangka panjang.

Fast charging tetap aman diaplikasikan sesekali sesuai kebutuhan.

Kapasitas baterai berpotensi turun lebih cepat jika fast charging terus-menerus dijadikan pilihan utama.

>>> Pelatnas Renang Asian Games 2026 Mandek, Atlet Latihan Mandiri

Pemilik kendaraan listrik disarankan mengatur pola pengisian daya agar umur baterai optimal dan jarak tempuh terjaga.