Kesempatan memperoleh pembiayaan pendidikan melalui Beasiswa LPDP 2026 masih tersedia bagi masyarakat Indonesia. Sejumlah jalur pendanaan untuk jenjang sarjana hingga doktoral masih menerima berkas pendaftaran sepanjang Juni 2026.

Program yang ditawarkan tidak terbatas pada jenjang magister (S2) dan doktor (S3), melainkan juga menjangkau strata satu (S1).

>>> Ketidakpastian Global: Dampak pada Kelompok Rentan dan Disabilitas

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ini juga menyediakan skema khusus fellowship bagi para dokter spesialis yang ingin meningkatkan keahlian profesi mereka.

Jalur Beasiswa yang Tersedia

Program Beasiswa LPDP DS RSPPU (Dokter Spesialis Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama) menjadi salah satu jalur yang saat ini sedang berjalan.

Skema ini dirancang khusus bagi dokter spesialis yang berniat menempuh pelatihan lanjutan atau fellowship.

Para penerima manfaat dapat menentukan satu program fellowship yang berlokasi di dalam ataupun luar negeri.

Fasilitas pendanaan yang disiapkan akan menyokong kebutuhan peserta sepanjang masa pelatihan dengan batas waktu paling lama 24 bulan.

Batas akhir pengiriman berkas untuk jalur ini jatuh pada 11 Juni 2026.

Lulusan jenjang SMA, SMK, atau sekolah sederajat yang berniat melanjutkan kuliah S1 dapat memanfaatkan program Beasiswa Garuda Sarjana.

Jalur ini difokuskan untuk mencetak sumber daya manusia unggul pada sektor-sektor strategis tanah air.

Sektor yang menjadi prioritas meliputi kesehatan, ketahanan pangan, maritim, energi, material dan manufaktur maju, digitalisasi, hilirisasi industri, bisnis dan ekonomi, hingga hukum dan kebijakan publik.

Calon mahasiswa dibebaskan memilih universitas tujuan di dalam negeri maupun luar negeri sesuai regulasi resmi. Masa pendaftaran program S1 ini ditutup pada 25 Juni 2026.

LPDP mengonfirmasi adanya kerja sama internasional dengan perguruan tinggi di Tiongkok yang dapat dilamar oleh masyarakat umum, PNS, maupun CPNS.