Dalam penjelasan para ulama disebutkan bahwa tanda diterimanya sebuah amal adalah ketika amal tersebut diikuti dengan kebaikan berikutnya. Karena itu, keberlanjutan ibadah dan konsistensi dalam menjalankan perintah agama menjadi ukuran penting setelah seseorang berhaji.

Khatib juga mengutip doa yang pernah dipanjatkan Imam Ahmad, yang memohon kepada Allah agar dimuliakan dengan ketaatan dan dijauhkan dari kehinaan akibat maksiat. Doa serupa juga diriwayatkan dari Ibrahim bin Adham yang meminta agar dipindahkan dari keadaan penuh dosa menuju kemuliaan karena taat kepada Allah.

Para ulama terdahulu bahkan mengingatkan bahwa banyaknya orang yang berangkat haji tidak otomatis menunjukkan banyaknya haji yang diterima. Karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk terus menjaga amal, memperbaiki akhlak, dan memperkuat hubungan dengan Allah setelah kembali dari Tanah Suci.

Mendoakan Jamaah Haji

Seiring mulai berdatangannya jamaah haji Indonesia ke Tanah Air, umat Islam diajak untuk mendoakan agar seluruh ibadah mereka diterima Allah SWT. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan meminta doa kepada para jamaah haji sebagaimana disebutkan dalam sejumlah riwayat tentang keutamaan doa mereka.

Menutup khutbah, khatib mengajak jamaah memohon rezeki yang halal dan penuh keberkahan agar diberikan kesempatan menunaikan ibadah haji maupun umrah pada masa mendatang. Harapan tersebut disertai doa agar umat Islam senantiasa istiqamah dalam ketaatan serta memperoleh ampunan dan rahmat Allah SWT.