Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman dalam pertandingan FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB.

Kemenangan ini tidak lepas dari strategi efektif yang diterapkan pelatih John Herdman. Skuad Garuda tampil dominan sejak awal laga.

>>> Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di FIFA Matchday

Gol Cepat di Babak Pertama

Indonesia membuka keunggulan melalui sundulan Justin Hubner pada menit ke-12. Gol tersebut memanfaatkan skema sepak pojok yang rapi.

Keunggulan bertambah pada menit ke-26 lewat aksi Ole Romeny. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Ragnar Oratmangoen memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-55. Gol ini sekaligus menutup pesta kemenangan Indonesia.

Strategi Taktis John Herdman

Herdman menerapkan formasi awal 3-4-3 yang cair. Lini belakang diisi Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner, dengan Emil Audero di bawah mistar.

Formasi ini kerap berubah menjadi empat bek sejajar saat Rizky Ridho bergerak fleksibel ke tengah. Pergerakan Ridho diimbangi Joey Pelupessy yang turun mengisi posisi bek.

>>> Erick Thohir Apresiasi Keberanian John Herdman Turunkan Pemain Muda

Kevin Diks dari posisi wingback kanan juga sering bergerak ke tengah untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain.

Kolaborasi Ivar Jenner dan Joey Pelupessy di lini tengah menjaga alur distribusi bola.

Penguasaan bola Indonesia mencapai 67 persen pada babak pertama, sementara Oman hanya 33 persen. Namun, intensitas serangan menurun di babak kedua.

Herdman melakukan perubahan signifikan di paruh kedua. Justin Hubner ditarik keluar dan digantikan Dony Tri Pamungkas, yang menggeser Kevin Diks ke posisi bek tengah.

Kejutan lain terjadi saat Calvin Verdonk masuk menggantikan Beckham Putra pada menit ke-51. Verdonk yang biasanya bek kiri atau gelandang justru ditempatkan sebagai winger ofensif di sektor kanan.

>>> Timnas Indonesia Bungkam Oman 2-0, Emil Audero Selamatkan Penalti

Eksperimen posisi baru bagi pemain kelahiran Belanda itu menjadi salah satu keputusan mengejutkan Herdman untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.