Penerapan Harga Dinamis dan Investigasi Hukum

Permasalahan tiket gratis ini menambah beban baru bagi organisasi pimpinan Gianni Infantino menjelang sepak mula Piala Dunia 2026.

Kompetisi sepak bola bergengsi yang dilangsungkan di tiga negara tetangga, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, bakal bergulir pada 11 Juni mendatang.

Meski otoritas sepak bola optimistis seluruh stadion akan dipadati penonton, kenyataan di lapangan menunjukkan masih ada bangku kosong yang belum dipesan beberapa hari sebelum laga pembuka.

Kondisi ini diperparah oleh tekanan hukum yang muncul dari otoritas wilayah setempat.

Jaksa Agung dari Negara Bagian New York serta New Jersey dilaporkan tengah menggelar investigasi resmi terhadap skema penjualan tiket yang dijalankan oleh FIFA.

Penyelidikan hukum tersebut dipicu oleh adanya sangkaan manipulasi harga tiket secara artifisial dan penyebaran rincian informasi yang dianggap mengelabui publik.

Dalam mekanisme penjualan tiket turnamen kali ini, badan sepak bola dunia tersebut memberlakukan kebijakan harga dinamis atau variable pricing.

Melalui aturan harga dinamis ini, nilai jual tiket bersifat fluktuatif dan berubah sewaktu-waktu tergantung pada tinggi rendahnya minat pasar serta jumlah bangku yang tersisa.

>>> Timnas Yaman Rebut Tiket Terakhir Piala Asia 2027

Loket penjualan untuk publik sendiri telah dibuka sejak April lalu, dengan kebijakan bahwa pasokan tiket tambahan masih berpeluang dilepas ke pasar hingga menjelang peluit kick-off dibunyikan.