Upaya pengambilalihan Manchester United oleh kelompok investor Qatar dilaporkan tidak akan berlanjut.

Keputusan ini muncul di tengah kabar bahwa sejumlah anggota keluarga Glazer mulai mempertimbangkan untuk menjual saham mereka.

>>> Andi Gani Tanggapi Isu Said Iqbal Masuk Kabinet Prabowo

Konsorsium yang dipimpin oleh Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani disebut tidak akan kembali dengan proposal baru.

Kelompok tersebut sebelumnya sempat mengajukan penawaran untuk membeli seluruh saham klub pada tahun 2023.

Keluarga Glazer sebenarnya telah membuka peluang bagi calon investor sejak tiga tahun lalu. Sheikh Jassim kala itu berusaha menyelesaikan akuisisi penuh, namun proses tersebut gagal mencapai kesepakatan.

Sebaliknya, pemilik INEOS, Sir Jim Ratcliffe, berhasil mengamankan kepemilikan sebagian saham klub. Transaksi tersebut diselesaikan dengan nilai sekitar 1,3 miliar paun.

Saat ini, masa depan kepemilikan tim kembali menjadi perbincangan hangat.

Bloomberg melaporkan bahwa beberapa anggota keluarga Glazer kini terbuka untuk menjual saham mereka dan berupaya meyakinkan anggota keluarga lainnya agar mengambil langkah yang sama.

Laporan itu memicu spekulasi mengenai pihak yang berpotensi menjadi pembeli baru. Nama Sheikh Jassim kembali dikaitkan, namun peluang kembalinya investor Qatar tersebut dinilai sangat kecil.

Menurut Mail Online, penawaran baru dari kelompok Qatar sangat tidak mungkin terjadi. Pihak investor dilaporkan masih menyimpan kekecewaan mendalam akibat proses negosiasi yang berlangsung pada upaya sebelumnya.

Rencana Besar yang Gagal Terwujud

Saat mengajukan penawaran pada 2023, Sheikh Jassim sempat memaparkan rencana besar untuk mengembalikan klub ke puncak kejayaan setelah beberapa musim penuh gejolak.

"Dalam penawaran ini, kami berencana mengembalikan klub ke masa kejayaannya, baik di dalam maupun luar lapangan.