SPKS Minta Pemerintah Tidak Naikkan Harga Minyakita karena Membebani Masyarakat
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) meminta pemerintah tidak menaikkan harga minyak goreng Minyakita.
Menurut SPKS, kenaikan harga akan semakin membebani masyarakat di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.
>>> Cara Memunculkan Fitur DANA Cicil di Aplikasi DANA Terbaru
SPKS menilai masyarakat saat ini sudah menghadapi berbagai beban, mulai dari mahalnya bahan pangan hingga kenaikan harga pupuk.
Di sisi lain, petani sawit juga masih terdampak pemotongan harga tandan buah segar (TBS) akibat kebijakan bea keluar (BK) dan pungutan ekspor (PE) sawit.
Kritik Pemanfaatan Dana Pungutan Ekspor Sawit
Organisasi petani tersebut mengkritik pemanfaatan dana pungutan ekspor sawit yang selama ini dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP).
Menurut SPKS, sebagian besar dana tersebut digunakan untuk mendukung program biodiesel yang lebih banyak dinikmati industri sawit skala besar.
>>> Indeks Perdagangan WTO Turun ke 101,7, Tanda Pertumbuhan Melambat
Ketua Umum SPKS Sabarudin menegaskan, pemerintah seharusnya memanfaatkan dana pungutan ekspor sawit untuk menjaga harga Minyakita tetap terjangkau bagi masyarakat.
"Jika data DMO dan PSO transparan, maka kebutuhan dana untuk menopang harga jual Minyakita supaya tidak naik bisa berasal dari dana PE yang dikelola BPDP, ketimbang hanya dinikmati oleh segelintir perusahaan besar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).
SPKS menilai skema tersebut dapat menjadi solusi atas potensi kenaikan harga Minyakita akibat naiknya harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global.
Organisasi itu juga mendorong transparansi pelaksanaan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Public Service Obligation (PSO) agar kebutuhan pasokan dan anggaran subsidi Minyakita dapat diketahui publik.
>>> Yaman Tekuk Lebanon dan Lolos ke Piala Asia 2027
Menurut SPKS, penggunaan dana BPDP untuk menopang harga Minyakita akan lebih mencerminkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat luas. Langkah ini sekaligus meringankan beban ekonomi rumah tangga berpendapatan rendah.
Update Terbaru
Baca Jadwal Nano Machine Chapter 318 Bahasa Indonesia, Kejutan Besar! Siap Rilis Hari Ini
Rabu / 22-07-2026, 08:00 WIB
Lego Rilis Set X-Files: Kantor Mulder dan UFO dalam Satu Paket
Rabu / 22-07-2026, 07:49 WIB
Blizzard Rilis Patch Baru Heroes of the Storm, Warganet Terkejut Game Ini Masih Didukung
Rabu / 22-07-2026, 07:49 WIB
Hunter Goodman Incaran Sejumlah Kontestan Playoff MLB
Rabu / 22-07-2026, 07:49 WIB
Petugas Padamkan Kebakaran Hutan di Oregon Tengah yang Meluas hingga Ribuan Hektare
Rabu / 22-07-2026, 07:49 WIB
Venezuela Mulai Rekonstruksi Perumahan Pasca Gempa di La Guaira
Rabu / 22-07-2026, 07:49 WIB
Trailer Captain Tsubasa 2: World Fighters Perkenalkan Tim Korea Selatan
Rabu / 22-07-2026, 07:45 WIB
California Percepat Mitigasi Kebakaran Hutan di Tengah Ancaman Pemotongan Dana
Rabu / 22-07-2026, 07:44 WIB
Little League Diskualifikasi Tim Softball Tulsa karena Pelanggaran Eligibilitas
Rabu / 22-07-2026, 07:44 WIB
Daftar Harga HP Samsung Baru dan Bekas per Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Diskon 50% Tiket MotoGP Mandalika 2026 Khusus Warga NTB, Mulai Rp200 Ribu
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS Skema B
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Jeana Keough Tak Bisa Makan Dua Pekan Akibat Kanker Lidah
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Danny Trejo Tak Terduga Bertemu Keponakan di TMZ Brunch Bus
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB







