Persaingan ponsel lipat semakin ketat, terutama dalam hal ketipisan bodi dan ketahanan engsel. Honor dikabarkan tengah menyiapkan Magic V6 sebagai suksesor yang mampu memecahkan rekor pendahulunya.

Perangkat ini menyasar pengguna yang menginginkan produktivitas tablet namun tetap nyaman digenggam dan dimasukkan ke saku. Aspek ergonomi menjadi fokus utama dalam perancangannya.

>>> Zepp Health Luncurkan Amazfit Balance 3 dan Balance Ultra dengan Baterai Tahan 30 Hari

Honor diprediksi menggunakan material serat karbon tingkat kedirgantaraan pada komponen engsel. Material ini memangkas bobot secara signifikan sekaligus memperkuat durabilitas lipatan hingga ratusan ribu kali.

Saat dibentangkan, ketipisan bodi diperkirakan hampir menyamai batas minimal port USB-C. Pengguna diharapkan tidak lagi merasakan perbedaan beban mencolok dibandingkan ponsel bar konvensional.

Estimasi Spesifikasi Honor Magic V6

Sebagai lini premium, komponen terbaik akan disematkan.

Layar utama LTPO OLED 120Hz dengan kecerahan puncak hingga 5000 nits, chipset Snapdragon 8 Gen Series terbaru, dan baterai silikon-karbon berkapasitas tinggi dalam bodi tipis.

Kamera utama menggunakan sistem triple camera dengan lensa periskop. Sistem operasi MagicOS berbasis Android terbaru.

>>> Pertolongan Pertama HP Kemasukan Air: 7 Langkah Agar Tidak Mati Total

Teknologi silikon-karbon memungkinkan kapasitas daya di atas 5000 mAh meskipun bodi sangat tipis.

Kelebihan dan Kekurangan

Keunggulan utama meliputi desain ringan, bodi tipis, bekas lipatan layar minim, efisiensi daya, dan fitur multitasking matang.

Kekurangannya adalah ketersediaan suku cadang terbatas di beberapa wilayah dan harga premium.

Estimasi Harga Global dan di Indonesia

Hingga saat ini, Honor belum memberikan pernyataan resmi. Mengacu pada harga global pendahulunya, Magic V6 diperkirakan dibanderol USD 1.500 hingga USD 1.700.

Jika dikonversi ke Rupiah, harganya diprediksi Rp24.000.000 hingga Rp28.000.000 tergantung varian RAM dan penyimpanan.

>>> Kenali Lima Tanda Smartphone Anda Harus Segera Diganti

Harga dapat berubah mengikuti kebijakan pajak dan distribusi di tiap negara.