Persib Bandung dipastikan akan berlaga di Grup B ASEAN Club Championship 2026-2027. Tim berjuluk Maung Bandung ini harus bersaing dengan para juara domestik Asia Tenggara.

Rival-rival tangguh yang akan dihadapi Persib antara lain Johor Darul Ta'zim (Malaysia), Lion City Sailors FC (Singapura), Cong An Ha Noi FC (Vietnam), PKR Svay Rieng FC (Kamboja), dan kemungkinan Port FC (Thailand).

>>> Hubungan Davina Karamoy dan Giorgino Abraham Terancam di Series WeTV

Target Juara dari Manajemen

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menegaskan target besar timnya. "Persib itu memang sudah naturalnya selalu menargetkan juara.

Jadi, pasti akan ada target juara ya," ucapnya.

Ia menambahkan, "Kami enggak mau bilang beban juara, tapi memang target kami harus sebisa mungkin melangkah sejauh mungkin di Asia."

Ambisi ini didasari oleh pencapaian Persib yang lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026.

Prestasi itu menyamai catatan historis mereka di AFC Cup 2015.

Langkah Persib di ACL 2 musim ini terhenti setelah dikalahkan Ratchaburi FC dari Thailand. Sejak saat itu, komitmen internal tim langsung tertuju untuk kembali bersaing di level benua.

Target kembali ke panggung internasional berhasil diwujudkan berkat konsistensi di kompetisi domestik. Persib sukses menjadi kekuatan utama sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir.

>>> Cara Mudah Ajukan Pinjaman di GoPay Pinjam, Langsung Cair

Adhitia mengungkapkan bahwa atmosfer pertandingan internasional membuat tim semakin termotivasi. "Cukup ketagihan.

Kami ingin main terus di Asia. Kami penasaran bakal ada perkembangan hal apa yang akan kami hadapi di musim depan," paparnya.

Musim depan, Persib akan berkompetisi di empat ajang sekaligus: ASEAN Club Championship, AFC Champions League Two, Super League, dan Piala Liga.

Untuk mengantisipasi jadwal padat, tim pelatih akan merancang program pramusim yang matang.

Saat ini, tim juga mengalami transisi di kursi pelatih.

Jabatan pelatih kepala beralih dari Bojan Hodak ke Igor Tolic yang dituntut membangun kedalaman skuad yang lebih mumpuni.

>>> Liverpool Resmi Tunjuk Andoni Iraola Sebagai Manajer Baru

Manajemen berencana menambah personel tim untuk menjaga keseimbangan performa. "Tim kami pasti lebih gemuk secara jumlah dan secara kualitas juga pasti kami tingkatkan," kata Adhitia.