Jetour resmi memperkenalkan varian mesin bensin untuk model T1 di Indonesia.

Langkah ini memberikan opsi yang lebih terjangkau di samping varian plug-in hybrid T1 i-DM yang sudah ada sebelumnya.

>>> Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan GBK untuk Laga Timnas

Varian bensin ini diposisikan sebagai yang paling ekonomis dalam keluarga T1. Jetour menawarkan harga promo Rp 388 juta khusus untuk 500 pembeli pertama.

Harga tersebut lebih murah Rp 20 juta dibandingkan harga normal Rp 408 juta. Dengan banderol di bawah Rp 400 juta, SUV baru asal China ini siap meramaikan pasar.

Meski menjadi varian termurah, produsen tidak banyak mengurangi fitur unggulan. Tampilan eksterior dan kelengkapan interior tetap dipertahankan.

Secara visual, varian bensin hampir identik dengan T1 i-DM. Gaya SUV boxy yang kokoh dan modern tetap menjadi daya tarik utama.

Perbedaan hanya terlihat pada detail kecil seperti desain grille, pelek yang lebih kecil, serta tidak adanya emblem PHEV atau i-DM di bagian samping dan belakang.

Di dalam kabin, tersedia layar head unit sentral 12,8 inci dan panel instrumen digital 10,25 inci.

>>> Mercedes-AMG CLE Facelift Tertangkap Kamera, V8 577 HP Siap Hadir

Fitur kenyamanan meliputi paddle shift, sistem audio 8 speaker, dan kursi elektrik.

Keselamatan pasif diperkuat dengan enam airbag sebagai perlengkapan standar. Namun, panoramic sunroof tidak tersedia karena menjadi hak eksklusif varian i-DM.

Sistem keselamatan aktif ADAS Level 2 tetap dipertahankan dengan 13 fungsi, termasuk Blind Spot Detection, Adaptive Cruise Control, dan Automatic Emergency Braking.

Spesifikasi Mesin Turbo 1.500 cc

Jetour T1 bensin mengandalkan mesin turbo TGDI 1.500 cc yang menghasilkan tenaga puncak 170 PS pada 5.500 rpm.

Torsi maksimal mencapai 270 Nm pada rentang 2.000-3.500 rpm.

>>> Serbuan Truk Impor China Ancam Industri Karoseri Lokal

Performa ini dinilai kompetitif di segmen SUV kelas menengah. Teknologi turbocharger memberikan akselerasi yang lebih responsif dibandingkan mesin konvensional.