Berdasarkan laporan operasional Kuartal I 2026, volume distribusi gas bumi perusahaan mencapai 777 BBTUD, sementara volume transmisi gas bumi tercatat 1.539 MMSCFD.

Kondisi Keuangan dan Kebijakan Dividen

Keberlanjutan agenda investasi jangka panjang PGN didukung oleh struktur modal yang sehat.

Per akhir Maret 2026, rasio utang terhadap modal (debt-to-equity ratio) perseroan berada di posisi aman pada kisaran 29%.

Ketersediaan likuiditas perusahaan juga terpantau kuat dengan posisi kas dan setara kas mencapai US$1,36 miliar.

Rasio EBITDA terhadap beban bunga tercatat sebesar 21 kali, mengindikasikan fleksibilitas keuangan tinggi untuk mendanai operasional.

Bagi pemegang saham, komitmen penciptaan nilai tercermin dari keputusan mempertahankan dividend payout ratio sebesar 80% dari laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk Tahun Buku 2025.

"Kebutuhan energi Indonesia akan terus berkembang.

>>> Film Zombie Colony Raih Ratusan Ribu Penonton di Indonesia

Karena itu kami fokus memastikan PGN memiliki infrastruktur, pasokan, dan kapasitas yang memadai untuk menangkap pertumbuhan tersebut," tutup Fajriyah.