Kemenhaj Sumenep Imbau Warga Tak Gelar Konvoi Berlebihan Sambut Jemaah Haji
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penyambutan berlebihan terhadap jemaah haji yang akan kembali dari Tanah Suci.
Imbauan ini disampaikan menyusul tradisi konvoi kendaraan roda dua dan roda empat yang kerap memadati jalan raya setiap musim pemulangan jemaah haji di wilayah Sumenep.
>>> Kumpulan Soal Cerdas Cermat Pengetahuan Umum untuk SD, SMP, dan SMA
Kepala Kemenhaj Sumenep, Ahmad Halimy, menjelaskan bahwa aktivitas penjemputan massal berpotensi besar mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
"Konvoi memang sudah menjadi tradisi masyarakat saat menyambut jemaah haji. Tetapi kami berharap tidak dilakukan secara berlebihan," ucap Ahmad Halimy.
Pihak kementerian menyadari budaya ini sulit dihilangkan sepenuhnya.
Oleh karena itu, pembatasan jumlah kendaraan menjadi solusi alternatif terbaik agar dampak buruk di jalan raya dapat ditekan.
"Kami berharap kalau memang tetap dilakukan, minimal bisa dikurangi dan tidak melibatkan terlalu banyak kendaraan," tambah Ahmad Halimy.
Ahmad Halimy menekankan pentingnya menjaga keselamatan bersama di atas euforia perayaan keagamaan keluarga. "Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama dibandingkan kemeriahan penyambutan," ungkapnya.
Masyarakat juga diminta menaati rambu-rambu lalu lintas serta tidak berkendara secara ugal-ugalan selama proses penjemputan berlangsung.
Koordinasi dengan aparat kepolisian dinilai sangat krusial mengingat rombongan penjemput dari daerah pedesaan biasanya melibatkan volume kendaraan yang sangat besar.
"Kami tentu tidak ingin sampai terjadi kemacetan panjang yang merugikan pengguna jalan lain. Apalagi sampai menimbulkan kecelakaan dan memakan korban jiwa," ujar Ahmad Halimy.
>>> Polisi Australia Sita 100.000 Kecoa Raksasa Ilegal Senilai Rp3,6 Miliar
Jemaah haji asal Kabupaten Sumenep dijadwalkan mulai mendarat di Indonesia melalui Bandara Juanda Surabaya pada 21 Juni 2026 sebelum diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Benar: Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka?
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB







