Kemenhaj Sumenep Imbau Warga Tidak Konvoi Berlebihan Sambut Jemaah Haji
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penyambutan berlebihan terhadap jemaah haji yang akan kembali dari Tanah Suci.
Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi tradisi arak-arakan kendaraan roda dua dan roda empat yang kerap terjadi setiap musim kepulangan jemaah.
>>> 5 Bisnis Kuliner Ruben Onsu yang Dikabarkan Redup hingga Bangkrut
Kepala Kemenhaj Sumenep, Ahmad Halimy, mengatakan bahwa kegiatan turun ke jalan untuk menjemput jemaah haji memang sudah membudaya.
Namun, ia berharap aksi tersebut dibatasi demi mencegah kemacetan.
"Konvoi memang sudah menjadi tradisi masyarakat saat menyambut jemaah haji. Tetapi kami berharap tidak dilakukan secara berlebihan," ujar Halimy kepada Kompas.
com di Sumenep.
Pembatasan jumlah armada transportasi dinilai menjadi solusi terbaik jika mobilitas massa tetap tidak bisa dihindari.
"Kami berharap kalau memang tetap dilakukan, minimal bisa dikurangi dan tidak melibatkan terlalu banyak kendaraan," tambahnya.
Ekspresi kegembiraan dan rasa syukur dari kerabat penjemput dipandang wajar. Namun, keselamatan publik harus diutamakan.
>>> Kondisi Kesehatan Tio Pakusadewo Menurun Akibat Masalah Jantung dan Komplikasi
"Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama dibandingkan kemeriahan penyambutan," ungkapnya.
Para pengendara yang terlibat dalam penjemputan diminta tetap menaati marka jalan dan tidak memicu situasi berbahaya.
Kemenhaj Sumenep juga mengharapkan tindakan pencegahan dari kepolisian untuk mengatur kelancaran arus kendaraan, terutama dari kawasan pedesaan.
"Kami berharap ada pengawasan dan langkah pencegahan dari kepolisian, agar kegiatan penjemputan tetap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya," jelas Halimy.
Ia menginginkan prosesi sakral ini berjalan damai tanpa menimbulkan kemacetan panjang. "Kami tentu tidak ingin sampai terjadi kemacetan panjang yang merugikan pengguna jalan lain.
Apalagi sampai menimbulkan kecelakaan dan memakan korban jiwa," ujarnya.
>>> Polisi Temukan Kerangka Pekerja Laboratorium Nuklir AS di New Mexico
Berdasarkan jadwal resmi, rombongan jemaah haji asal Sumenep akan mendarat di Bandara Juanda Surabaya mulai 21 Juni 2026 sebelum bertolak ke kampung halaman.
Update Terbaru
AAJI Optimistis Pendapatan Premi Asuransi Jiwa 2026 Tumbuh
Jumat / 05-06-2026, 15:07 WIB
ADOR Turunkan Nilai Gugatan Ganti Rugi terhadap Danielle dan Min Hee Jin
Jumat / 05-06-2026, 15:06 WIB
Timnas Yaman Lolos ke Piala Asia 2027 Usai Tekuk Lebanon 2-0
Jumat / 05-06-2026, 15:04 WIB
OJK Terbitkan Kebijakan Dukung Aturan Devisa Hasil Ekspor SDA
Jumat / 05-06-2026, 15:04 WIB
Cara Cek Bansos Juni 2026 Lewat HP via Link Resmi Kemensos
Jumat / 05-06-2026, 15:04 WIB
Persib dan Borneo FC Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship 2026-2027
Jumat / 05-06-2026, 15:04 WIB
Keseimbangan Primer APBN Mei 2026 Surplus Rp58,6 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 15:02 WIB
Santa Monica Studios Pastikan Kisah Kratos Tetap Berlanjut
Jumat / 05-06-2026, 15:02 WIB
Gihon Telekomunikasi Targetkan 1.820 Tenancy Akhir 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:01 WIB
Pemerintah Godok Skema Gross Split untuk Sektor Pertambangan Minerba
Jumat / 05-06-2026, 15:01 WIB
OJK Catat Kredit Perbankan April 2026 Tumbuh 9,98% Jadi Rp8.755 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 15:01 WIB
Anime Tensura Season 4 Episode 81 Tayang 5 Juni 2026, Rimuru Jelajahi Reruntuhan Kuno
Jumat / 05-06-2026, 15:00 WIB
Yayasan Puteri Indonesia Dukung PP TUNAS untuk Lindungi Anak di Internet
Jumat / 05-06-2026, 15:00 WIB
OJK Jatuhkan Sanksi Rp875 Juta ke Indosaku, Panggil Pemegang Saham KoinP2P
Jumat / 05-06-2026, 15:00 WIB






