Perbankan: Keamanan Faktor Utama Eksportir Tempatkan DHE
Upaya pemerintah meningkatkan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) di dalam negeri tidak cukup hanya mengandalkan regulasi. Industri perbankan menilai ada faktor lain yang menjadi pertimbangan eksportir.
Wakil Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Nixon Napitupulu mengungkapkan, studi menunjukkan keamanan menjadi pertimbangan utama pemilik dana.
>>> Telkom Bangun Pusat Data Kedua di Batam, Target Kapasitas 100 MW
"Mereka merasa aman menempatkan dananya di negara tersebut," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum bersama Komisi XI DPR RI, Jumat (5/6/2026).
Faktor berikutnya adalah kerahasiaan atau secrecy. Pemilik dana cenderung memilih yurisdiksi yang memberikan perlindungan terhadap informasi dan aktivitas keuangan.
Selain itu, insentif perpajakan juga menjadi daya tarik penting dalam persaingan antarnegara. "Antarnegara ini kan juga terkadang saingannya di tax ratio," kata Nixon.
Menurut Nixon, kebijakan DHE perlu didukung ekosistem yang lebih komprehensif. Termasuk ketersediaan instrumen investasi dan perdagangan yang dapat dimanfaatkan eksportir di dalam negeri.
>>> Tio Pakusadewo Dirawat di Rumah Sakit, Ini Biodata dan Perjalanan Karier Aktor Senior Indonesia
Ia mencontohkan pentingnya bursa komoditas yang aktif di Indonesia. Dengan demikian, transaksi terkait ekspor dapat dilakukan secara terintegrasi di dalam negeri.
Namun, pengelolaan bursa berjangka dan komoditas yang saat ini di bawah Kementerian Perdagangan menjadi tantangan. "Problemnya hari ini Bappebti dikelola oleh Kementerian Perdagangan, bukan otoritas keuangan.
Padahal kita tahu itu juga instrumen keuangan," ujarnya.
Nixon menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga untuk memperkuat daya tarik Indonesia sebagai lokasi penempatan DHE.
>>> Jakarta Fair Kemayoran 2026 Hadirkan Lintas Musisi dan Pameran Terbesar
Kombinasi regulasi, jaminan keamanan, kerahasiaan data, insentif pajak, dan pendalaman pasar keuangan diyakini dapat meningkatkan peluang dana devisa ekspor tetap di dalam negeri.
Update Terbaru
Daftar Harga Mobil LCGC Bekas Juni 2026, Mulai Rp 60 Jutaan
Jumat / 05-06-2026, 15:42 WIB
Desainer Splinter Cell Chaos Theory Tolak Buat Game Stealth Lagi
Jumat / 05-06-2026, 15:42 WIB
Kredit Bank BUMN Jadi Motor Pertumbuhan Perbankan Nasional April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:41 WIB
Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat di Tengah Pelemahan Rupiah
Jumat / 05-06-2026, 15:41 WIB
Festival Kampung Dongeng Serentak di 57 Kota, Hidupkan Literasi Tutur
Jumat / 05-06-2026, 15:41 WIB
Sarwendah Bantah Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak-anak
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
OJK Panggil Pemegang Saham KoinWorks Terkait Dugaan Korupsi Kredit
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.202 Triliun per April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
Auto2000 Ramal Bisnis Mobil Bekas Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
4 Jenis Telur Ikan Populer dan Karakteristik Uniknya
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
Kurs Rupiah 5 Juni 2026 Menguat Tipis ke Rp 18.036 per Dolar AS
Jumat / 05-06-2026, 15:37 WIB
OJK Catat Premi Asuransi Komersial Turun Tipis Jadi Rp116 Triliun per April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:37 WIB
Toprak Razgatlioglu Siap Uji Coba Sirkuit Balaton Park dengan Motor MotoGP
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB
SpaceX Blokir Akses Dokumen IPO di China dan Hong Kong
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB






