Elon Musk, orang terkaya di dunia, berada di ambang status triliuner setelah SpaceX mengumumkan rencana IPO dengan valuasi sekitar USD 1,77 triliun.

Berdasarkan prospektus IPO terbaru, Musk memiliki saham SpaceX senilai USD 866,5 miliar. Harga penawaran ditetapkan sebesar USD 135 per saham.

>>> Rating Persona 4 Revival Muncul di Internet Jelang Summer Game Fest 2026

IPO ini terjadi 16 tahun setelah Tesla melantai di bursa.

Kini, nilai saham Musk di Tesla mencapai USD 355 miliar, ditambah opsi yang berpotensi menambah lebih dari USD 100 miliar.

Setelah IPO, hak suara Musk di SpaceX akan mencapai 82%. Ia diwajibkan mempertahankan seluruh sahamnya selama satu tahun.

Spacex menyatakan bahwa kepemilikan substansial Musk memberi insentif ekonomi untuk kesuksesan perusahaan. Setelah periode penguncian 366 hari, Musk bebas menjual sahamnya.

Kekayaan Musk terus meningkat sejak 2013, didorong oleh saham Tesla. Ia menjadi orang terkaya pada 2021, menggeser Jeff Bezos.

>>> John Herdman Soroti Lemahnya Penyelesaian Akhir Timnas Indonesia Jelang Lawan Oman

Forbes mencatat kekayaan bersih Musk saat ini sebesar USD 826 miliar, jauh di atas Larry Page yang berada di peringkat kedua dengan kurang dari USD 300 miliar.

Jika SpaceX melantai di Nasdaq dengan valuasi yang diharapkan, Musk akan mengendalikan dua dari delapan perusahaan paling bernilai di AS, melampaui Tesla dan Meta.

Meski valuasi besar, pendapatan SpaceX masih kecil dibanding Meta atau Tesla.

Tahun lalu, SpaceX mencatat penjualan USD 18,67 miliar, sementara Meta di atas USD 200 miliar dan Tesla mendekati USD 95 miliar.

>>> PT Pudjiadi Prestige Tbk Bagikan Dividen Rp1 per Saham

Kondisi ini memicu spekulasi bahwa Musk mungkin akan menggabungkan SpaceX dan Tesla untuk mengonsolidasikan sumber daya AI dan mempermudah pencarian modal.