Kehilangan Marc Klok tidak membuat opsi lini tengah Garuda habis.

Timnas Indonesia masih memiliki Joey Pelupessy, Ivar Jenner, Calvin Verdonk, Rayhan Hannan, hingga Beckham Putra.

>>> Saham UNVR Menguat Usai Pengumuman Dividen Rp 4 Triliun

Alasan Pemanggilan Muhammad Ferarri

Selain membahas Klok, John Herdman juga memberikan penjelasan mengenai keputusannya menyertakan nama Muhammad Ferarri ke dalam skuad utama.

Bek Bhayangkara FC itu sempat mendapatkan sorotan publik karena minimnya menit bermain di level klub sepanjang musim 2025-2026 dengan hanya mencatatkan 14 penampilan.

Catatan bermain Ferarri ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan bek lokal lain seperti Kadek Karel, Komang Teguh, maupun Kakang Rudianto.

Meski demikian, Herdman menyatakan bahwa penentuan pemain masuk skuad tidak hanya mengacu pada statistik di klub.

Semua pemain disebutnya punya peluang sama selama masa pemusatan latihan.

"Ferarri adalah seseorang yang kami rasa memiliki potensi tinggi. Penampilannya bersama Shin Tae-yong sebelum cederanya menunjukkan pemain yang berada pada jalur sangat positif," kata Herdman.

Herdman menambahkan bahwa performa Muhammad Ferarri selama program latihan berlangsung dinilai memenuhi standar dan kualitas yang dibutuhkan oleh tim.

"Dia harus membuktikan haknya.

Kami mengadakan kamp latihan pada bulan Mei dan memberikan kesempatan kepada banyak pemain untuk membuktikan bahwa mereka layak berada di sini pada bulan Juni.

Ferarri membuktikan haknya," ujar Herdman.

Tim pelatih menegaskan bahwa mereka memiliki parameter dan penilaian profil tersendiri dalam menentukan komposisi pemain utama.

Herdman memaklumi munculnya perdebatan atau perbedaan pandangan dari publik terkait daftar pemain pilihan yang dirilisnya.

"Publik akan selalu memiliki pertanyaan karena sepak bola adalah permainan opini," tutur Herdman.

"Tetapi kami kembali pada profil yang kami miliki dan kedisiplinan dalam proses seleksi. Para pemain harus membuktikan hak mereka, seperti yang dilakukan Ferarri," kata dia.

>>> BEI: Fundamental Emiten Solid Meski IHSG Terkoreksi Tajam

Sesi pemusatan latihan yang kompetitif ini menjadi landasan Timnas Indonesia dalam mempersiapkan diri menuju ASEAN Championship 2026 serta agenda internasional lainnya.