PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) terus memacu pertumbuhan bisnis tahun ini dengan memperkuat ekosistem digital melalui kolaborasi bersama mitra strategis.

Langkah ini diambil setelah perseroan mencatatkan kinerja positif pada awal tahun. Hingga kuartal I-2026, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp23,3 miliar.

>>> PSS Sleman Dekati Winger Uganda Melvyn Lorenzen

Strategi perseroan mencakup penambahan jaringan ATM, integrasi pendanaan organik untuk mendorong dana murah, serta optimalisasi segmen ritel kelas menengah atas melalui Aladin Premier.

Sektor pembiayaan juga diperluas dengan menawarkan produk inovatif bersama mitra strategis, tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Manajemen menilai kerja sama dengan berbagai institusi menjadi kunci utama untuk meningkatkan inklusi keuangan dan memperbanyak akuisisi nasabah baru.

"Kami selalu membuka kesempatan seluas-luasnya kepada mitra-mitra strategis untuk membangun kerja sama kolaboratif yang bisa menghasilkan win-win solution untuk kebaikan masyarakat," ujar Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi, dalam paparan publik pada Kamis (4/6/2026).

Pola kemitraan yang dibuka terbagi ke dalam beberapa kategori, meliputi kerja sama komersial, penguatan identitas bank, hingga kolaborasi sosial lingkungan.

Beberapa institusi yang telah menjadi mitra antara lain BAZNAS, DSN-MUI, Muhammadiyah, Badan Pengelola Keuangan Haji, serta kerja sama akses layanan digital bersama jaringan ritel Alfa Group.

>>> Piala Dunia 2026 Hadirkan Tebak Skor Berhadiah Bitcoin

"Kami tidak hanya melihat aspek bisnis, tetapi juga bagaimana memperkuat eksistensi sebagai bank syariah dan memberikan manfaat sosial kepada masyarakat," kata Koko Tjatur Rachmadi.

Perseroan juga mengintensifkan model bisnis Banking as a Service (BaaS) yang mengintegrasikan layanan perbankan langsung ke dalam platform digital mitra kerja.

Salah satu implementasi BaaS yang sudah berjalan adalah kolaborasi embedded banking bersama aplikasi keuangan Flip.

"Dalam enam bulan implementasi, kami berhasil memperoleh sekitar 200 ribu nasabah baru dengan DPK sekitar Rp50 miliar.

Ini menunjukkan model kolaborasi seperti ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," jelas Direktur Bank Aladin Syariah, Arief Satrio Putra.

Bank Aladin Syariah berencana memperluas layanan BaaS ke lebih banyak mitra sepanjang tahun ini.

>>> PT Dairi Prima Mineral Bagikan 1.400 Bibit Tanaman di Dairi

Manajemen menambahkan bahwa struktur likuiditas perusahaan kini semakin kuat, didukung pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dari nasabah ritel dan layanan Premier Banking.