Petenis unggulan kedelapan Mirra Andreeva berhasil melaju ke babak final Grand Slam untuk pertama kali dalam kariernya di turnamen Roland Garros pada Kamis, 4 Juni 2026.

Andreeva menghentikan rekor 17 kemenangan beruntun milik unggulan ke-15 Marta Kostyuk dengan skor dominan 6-1 dan 6-3 dalam durasi 76 menit.

>>> Indonesia Tempel Vietnam di Klasemen Piala AFF U-19 2026

Keberhasilan ini membawa Andreeva yang berusia 19 tahun menjadi finalis Roland Garros termuda ketiga pada abad ke-21, di belakang Coco Gauff pada 2022 dan Kim Clijsters pada 2001.

Dia berpeluang menjadi juara Grand Slam remaja pertama sejak Gauff di US Open 2023 saat menghadapi Diana Shnaider atau Maja Chwalinska di partai puncak.

Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan dua set langsung yang dialami Andreeva dari Kostyuk dalam dua pertemuan sebelumnya di perempat final Brisbane dan final Madrid tahun ini.

Andreeva kini tercatat telah memenangkan 20 pertandingan lapangan tanah liat sepanjang tahun 2026, melampaui catatan 17 kemenangan milik Kostyuk sebelum laga semifinal dimulai.

Petenis peringkat delapan dunia tersebut menunjukkan ketenangan yang kontras dengan penampilannya di semifinal Roland Garros 2024 saat kalah dari Jasmine Paolini.

Meski sempat melakukan kesalahan servis ganda di awal laga, Andreeva mampu bangkit dengan cepat dan memanfaatkan 34 kesalahan sendiri yang dibuat oleh Kostyuk untuk merebut keunggulan.

"Saya sangat, sangat gugup memasuki pertandingan ini," kata Mirra Andreeva.

Andreeva menambahkan bahwa status lawannya yang belum terkalahkan di lapangan tanah liat musim ini memberikan tekanan besar, namun dia merasa sangat gembira bisa membalas kekalahan di final Madrid sekaligus menembus partai puncak major pertamanya.