>>> Timnas Indonesia U-19 Tempel Ketat Vietnam di Klasemen Grup A Piala AFF

"Sampai pertandingan ini dia belum pernah kalah di tanah liat, jadi tentu itu memberi banyak tekanan.

Dia pemain yang luar biasa, lawan yang sangat tangguh, dan saya pertama-tama sangat senang dengan cara saya bermain hari ini, lalu saya senang bisa membalas dendam dari final Madrid, dan juga saya senang berada di final Grand Slam pertama saya.

Semua perasaan ini tergabung...

Saya belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya, dan saya sangat bersemangat untuk pertandingan terakhir di Paris," ujar Mirra Andreeva.

Memasuki set kedua, Kostyuk sempat memberikan perlawanan sengit dengan memenangkan reli 26 pukulan untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3.

Namun, Andreeva langsung merespons dengan merebut kembali break point setelah Kostyuk melakukan kesalahan servis ganda dan pukulan forehand yang melebar.

"Hari ini adalah salah satu hari di mana saya merasa segalanya bisa terjadi dan sedikit tidak terduga," tutur Mirra Andreeva.

>>> Timnas Indonesia U-19 Bantai Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19

Andreeva menutup pertandingan setelah pukulan forehand Kostyuk keluar dari garis lapangan, sekaligus memastikan langkahnya ke final turnamen dengan catatan hanya kehilangan satu set dari enam babak yang telah dijalani.