Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama kembali memuncaki klasemen rookie Moto3 2026. Keputusan diskualifikasi terhadap rival utamanya, Brian Uriarte, dalam GP Catalunya menjadi penyebabnya.

MotoGP mengumumkan pada Kamis sore WIB bahwa hasil kualifikasi kedua dan balapan utama Uriarte di Sirkuit Barcelona-Catalunya dibatalkan.

>>> John Herdman Bertekad Bawa Timnas Indonesia Putus Rekor Buruk Lawan Oman

Pelanggaran teknis terkait penggunaan pelumas menjadi alasannya.

Sanksi berat dijatuhkan setelah sampel oli mesin motor KTM milik Uriarte terbukti tidak sesuai spesifikasi regulasi FIM.

Hasil uji laboratorium independen menunjukkan senyawa kimia pelumas tersebut di luar standar pemasok tunggal yang diwajibkan musim ini.

Pihak MotoGP menjelaskan sanksi diambil setelah prosedur pemeriksaan ketat sejak balapan di Spanyol pada 17 Mei lalu.

Otoritas balap dunia mengonfirmasi pembatalan seluruh poin yang diraih Uriarte pada seri tersebut.

"Setelah sampel oli ditemukan di luar spesifikasi, Brian Uriarte kehilangan hasilnya dari Q2 dan balapan di seri Catalan," demikian bunyi rilis resmi MotoGP.

Sebelum hukuman, Uriarte sempat naik ke peringkat keempat klasemen setelah menjuarai seri Italia di Mugello. Ia unggul satu angka dari Veda.

Namun, pembatalan finis posisi keempat di Catalunya membuatnya merosot ke peringkat delapan dengan 54 poin.

Aturan teknis Moto3 tentang keseragaman pelumas sangat ketat. Seluruh peserta wajib menggunakan oli resmi tanpa modifikasi.

"Hanya oli mesin dari pemasok yang ditunjuk yang diizinkan di semua bagian mesin, termasuk bak engkol, girboks, dan kompresor.

Oli ini akan tersedia di semua acara resmi dan sesuai spesifikasi FIM Grand Prix. Penggunaan oli resmi tanpa tambahan atau perubahan adalah wajib.

Direktur Teknis dapat meminta pengambilan sampel kapan saja," bunyi regulasi teknis Moto3 dikutip dari crash. net.