Shenina Cinnamon memerankan seorang kasir pasar swalayan yang juga penggemar berat K-pop dalam serial terbaru Netflix berjudul Night Shift for Cuties.

Dalam serial tersebut, Shenina beradu peran dengan Nadya Syarifa. Keduanya memerankan dua sahabat yang bekerja dan memiliki obsesi yang sama terhadap girl group bernama Purple Tea.

>>> Pengguna ChatGPT Images 2.0 di Indonesia Melonjak 70 Persen

Kreator Monica Vanesa Tedja mengaku terinspirasi dari kuatnya pengaruh K-pop terhadap gairah hidup penggemarnya.

Ide itu muncul saat ia melihat perubahan pada teman dekatnya yang menjadi penggemar boy group Korea.

"Dia itu berbeda sekali ketika dia akhirnya [menjadi penggemar K-Pop], matanya berbinar, tiba-tiba jadi kayak semuanya berubah, personalitinya, bagaimana cara dia berpenampilan, in a good way ya, dan dari situ aku jadi mulai tertarik untuk membahas," kata Monica dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (4/6).

Night Shift for Cuties berfokus pada kehidupan Muti (Shenina Cinnamon) dan Jenar (Nadya Syarifa) sebagai sandwich generation saat memasuki usia dewasa.

Di tengah peliknya menjadi tulang punggung, kedua sahabat itu bertahan hidup dengan kesenangan mereka sebagai fangirl.

Serial ini menjadi ajang debut akting Nadya Syarifa.

Ia dikenal sebagai Gemat atau Sailormoney, podcaster Asupannomg3 bersama Emma Montez, dan juga konten kreator di media sosial.

Nadya dikenal dengan penampilannya yang nyentrik, yang dinilai Monica sangat tepat memerankan karakter Jenar.

Tema dan alur cerita Night Shift for Cuties juga menjadi alasan Nadya menerima proyek tersebut, apalagi girl group dan lagu serial ini terinspirasi dari XG dan New Jeans.

"I feel like this is a right, the right project for me.