Cisco Rilis Foundry Security Spec, Jadikan AI Satpam Siber Andal untuk 2026
Ancaman siber kian kompleks seiring peretas memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menyerang dengan kecepatan tinggi. Tim keamanan yang hanya mengandalkan metode manual kerap tertinggal.
Menggunakan AI secara langsung juga berisiko.
>>> Bansos Mei 2026: Syarat Ketat dan Pengecekan Mandiri via DTSEN
Banyak perusahaan memasukkan ribuan baris kode ke model bahasa besar (LLM) untuk mencari bug, tetapi sering memicu halusinasi AI yang menghasilkan data palsu.
Cisco menawarkan solusi terbuka.
Perusahaan teknologi itu meluncurkan Foundry Security Spec, cetak biru untuk membangun sistem keamanan berbasis agen AI yang tangguh dan terkendali.
Dua Pilar Foundry Security Spec
Foundry Security Spec terdiri dari dua komponen utama: Spec Artifact dan Constitution Artifact. Spec Artifact berisi arsitektur dengan delapan peran agen inti dan 130 persyaratan operasional.
Constitution Artifact memuat 11 prinsip dasar yang tidak boleh dilanggar AI dalam kondisi apa pun. Aturan ini disusun berdasarkan pengalaman nyata Cisco menghadapi kegagalan sistem.
Kemampuan utama agen otonom ini meliputi menyajikan temuan celah keamanan yang sudah diprioritaskan dan terverifikasi, membangun rantai asal-usul data transparan untuk audit CISO, serta menentukan kapan evaluasi keamanan selesai secara menyeluruh.
Teknologi ini dirancang fleksibel terhadap model AI dan infrastruktur perangkat lunak apa pun, sehingga organisasi dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan masing-masing.
>>> Hasil Investasi Ciputra Life Melonjak 38% pada April 2026, Strategi Fixed Income Jadi Kunci
Sinergi dengan Project CodeGuard
Foundry Security Spec semakin kuat saat diintegrasikan dengan Project CodeGuard. Kolaborasi ini menciptakan siklus perlindungan otomatis yang mendeteksi ancaman baru secara berkelanjutan.
Saat agen AI menemukan kerentanan baru, sistem langsung mencatatnya sebagai aturan keamanan segar. Aturan ini kemudian disalurkan ke asisten pemrograman yang digunakan pengembang.
Dampaknya, sistem dapat memblokir pola kode berbahaya saat sedang ditulis. Langkah ini memastikan celah keamanan tertutup sebelum kode selesai diketik.
Mengapa Spesifikasi, Bukan Aplikasi Jadi?
Cisco tidak merilis aplikasi jadi karena kode internal mereka terikat erat dengan infrastruktur privat.
Omar Santos, Distinguished Engineer AI Security Engineering Cisco, menjelaskan bahwa berbagi rancangan arsitektur lebih efektif bagi komunitas.
Meski menyediakan pagar pengaman, Cisco tetap menekankan pentingnya kendali manusia. Keputusan akhir dalam setiap temuan keamanan harus tetap berada di tangan ahli keamanan siber.
>>> Mendag Bocorkan Kenaikan Harga Minyakita, Simak Perkiraan Waktunya
Langkah open-source ini diharapkan membantu komunitas bekerja lebih efisien. Fokus utama bisa diarahkan pada ancaman nyata tanpa terganggu notifikasi palsu dari sistem AI yang tidak teratur.
Update Terbaru
Timnas Indonesia U-19 Bantai Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19
Kamis / 04-06-2026, 23:11 WIB
Classic Recreations Bangkit dari Kebangkrutan, Kini Bangun Mustang Rp12 Miliar
Kamis / 04-06-2026, 23:11 WIB
Slovenia Jamu Siprus dalam Laga Uji Coba di Ljubljana
Kamis / 04-06-2026, 23:08 WIB
Mirra Andreeva Tembus Final French Open 2026 Usai Kalahkan Marta Kostyuk
Kamis / 04-06-2026, 23:08 WIB
Sinopsis Nobody Loves Kay, Kisah Pro Player Bangkit dari Kejatuhan
Kamis / 04-06-2026, 23:06 WIB
Lookism Chapter 610 Mode Serius! Ini Hal yang Perlu Diingat
Kamis / 04-06-2026, 23:05 WIB
Mirra Andreeva ke Final French Open 2026 Usai Kalahkan Marta Kostyuk
Kamis / 04-06-2026, 23:04 WIB
Infinix XBOOK 15 vs Axioo HYPE 7: Duel Laptop Menengah dengan Ryzen 7
Kamis / 04-06-2026, 23:04 WIB
Game JoJo's Bizarre Adventure Baru dari Bandai Namco Terdaftar untuk Switch, PS5, Xbox, dan PC
Kamis / 04-06-2026, 23:02 WIB
IHSG Anjlok 1,70% ke 5.839,78, Rupiah Melemah dan Asing Net Sell Rp1,27 Triliun
Kamis / 04-06-2026, 23:01 WIB
Calon Presiden Real Madrid Janjikan Haaland dan Rodri, Klub Bantah
Kamis / 04-06-2026, 23:01 WIB
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Kamis / 04-06-2026, 23:00 WIB
Herawati Buka Peluang Damai dengan Mantan Istri Andre Taulany
Kamis / 04-06-2026, 23:00 WIB
Timnas Indonesia Targetkan Akhiri Rekor Buruk 38 Tahun Lawan Oman
Kamis / 04-06-2026, 23:00 WIB






