STB EV Hadirkan Layanan Home Service untuk Motor Listrik di Jabodetabek
Peningkatan jumlah kendaraan roda dua berbasis baterai di Indonesia belum diimbangi dengan ketersediaan bengkel yang mampu merawat dan memperbaikinya.
Kondisi ini mendorong hadirnya bengkel spesialis kendaraan listrik seperti STB EV.
>>> Wuling Daftarkan Nama Aira ev, Sinyal Kedatangan Mobil Listrik 4 Pintu?
STB EV menawarkan solusi praktis berupa layanan perbaikan langsung di rumah pemilik kendaraan. Layanan ini disediakan karena beberapa jenis kerusakan membuat motor listrik tidak dapat dikendarai sama sekali.
Menurut pemilik STB EV, Mohamad Rifki Rabani, konsumen sering enggan datang ke bengkel ketika dinamo rusak. "Tidak bisa maju, tidak bisa mundur, ngunci," ujarnya.
Saat ini, cakupan layanan panggilan tersebut baru menjangkau wilayah Jabodetabek. Biaya jasa untuk perbaikan di rumah mengalami penyesuaian karena mempertimbangkan transportasi teknisi.
"Untuk yang datang ke bengkel, biaya jasanya Rp 50.000. Kalau untuk yang datang ke rumah, biaya jasanya Rp 100.000," kata Rifki.
Layanan Perawatan dan Perbaikan
Bengkel spesialis ini melayani berbagai jenis kendaraan listrik ringan tanpa membatasi merek. Mulai dari sepeda listrik, gerobak listrik, hingga motor listrik.
Selain perbaikan darurat, STB EV juga melayani perawatan berkala. Pemeriksaan difokuskan pada komponen khas kendaraan listrik, seperti kampas rem, soket, sil dinamo, dan baterai.
>>> Cuci Darah Transmisi, Metode Perawatan Mobil Matik yang Sering Diabaikan
"Untuk servis rutin, kita biasanya cek kampas remnya, soket-soket, sil dinamo, lalu pengecekan baterainya.
Biayanya yang tadi, Rp 50.000 untuk yang datang ke bengkel dan Rp 100.000 kalau datang ke rumah," ujar Rifki.
Apabila baterai memerlukan perbaikan, biaya yang dikenakan sebesar Rp 200.000 dengan waktu pengerjaan sekitar 3 hari.
Layanan Upgrade Performa
STB EV juga menyediakan jasa peningkatan spesifikasi bagi pemilik yang ingin menambah daya atau jarak tempuh. Modifikasi meliputi penggantian controller, dinamo, hingga baterai.
Biaya dan durasi pengerjaan bervariasi tergantung komponen yang dipilih. "Kalau upgrade baterai, yang 30 Ah, itu bisa sampai Rp 4 jutaan.
Sedangkan controller, untuk motor listrik harganya sekitar Rp 1,2 jutaan," kata Rifki.
>>> Operasi Patuh 2026: Polri Perbanyak Tilang Manual untuk Pelanggaran Tak Terdeteksi ETLE
"Kalau ganti controller cepat kok pengerjaannya, sehari bisa langsung selesai. Tapi, kalau upgrade baterai, itu pengerjaannya bisa sampai 10 hari," ujarnya.
Update Terbaru
Summarecon Bandung Raih Penghargaan Urban Regeneration dari Real Estate Asia 2026
Senin / 08-06-2026, 00:08 WIB
Roy Keane Kritik Gaya Bermain Harry Kane: Terlalu Sering Turun ke Belakang
Minggu / 07-06-2026, 23:58 WIB
Chelsea Dekati Agen Dusan Vlahovic Jelang Bursa Transfer Musim Panas 2026
Minggu / 07-06-2026, 23:53 WIB
Charles Leclerc Gagal Finis di GP Monako Akibat Kerusakan Rem
Minggu / 07-06-2026, 23:43 WIB
Kim Jong Un Bersiap Sambut Kunjungan Xi Jinping di Pyongyang
Minggu / 07-06-2026, 23:40 WIB
Jordan Pickford Puji Debut Rio Ngumoha di Timnas Inggris
Minggu / 07-06-2026, 23:40 WIB
Timnas Indonesia U19 Pastikan Tiket Semifinal Piala AFF U19 2026
Minggu / 07-06-2026, 23:39 WIB
Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Lolos ke Semifinal Piala AFF
Minggu / 07-06-2026, 23:38 WIB
Timnas Indonesia U-19 Tekuk Vietnam, Pastikan Tiket Semifinal Piala AFF
Minggu / 07-06-2026, 23:36 WIB
Mobil Unik Chrysler New Yorker 1959 dengan Atap Geser Mirip Pickup Dilelang
Minggu / 07-06-2026, 23:36 WIB
UKSW Kalahkan Institut Perbanas pada Pembukaan Campus League 2026
Minggu / 07-06-2026, 23:36 WIB
APBI Minta Pemerintah Hati-hati Rancang Skema Gross Split Minerba
Minggu / 07-06-2026, 23:33 WIB
Kimi Antonelli Menangi F1 GP Monako 2026 yang Diwarnai Hujan Penalti
Minggu / 07-06-2026, 23:33 WIB
Timnas U19 Indonesia Kalahkan Vietnam, Lolos ke Semifinal Piala AFF U19 2026
Minggu / 07-06-2026, 23:32 WIB






