Penjualan game first-party PlayStation menunjukkan tren penurunan yang mengejutkan sejak puncaknya di tahun 2020.

Data dari laporan tahunan Sony yang dihimpun Game File mengungkapkan bahwa angka penjualan terus merosot setiap tahun dengan selisih jutaan kopi.

>>> Nonton Download Film Scary Movie 2026 Sub Indo di Bioskop Bukan LK21: Trailer Ungkap Deretan Film Horor Viral yang Diparodikan

Tahun 2021 menjadi titik balik dengan penurunan hampir 15 juta kopi dibanding tahun sebelumnya.

Kejayaan di 2020 ditopang oleh peluncuran PS5 dan game seperti Spider-Man: Miles Morales serta remake Demon's Souls. Namun, momentum itu tak berlanjut.

Kontras antara Game Naratif dan Live-Service

Salah satu penyebab utama penurunan adalah kegagalan proyek live-service. Concord, misalnya, hanya bertahan 14 hari dengan penjualan sekitar 25.000 kopi sebelum ditutup.

Destruction AllStars juga dihentikan layanannya dan ditarik dari PlayStation Store.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 5 - 7 Juni 2026

Selain itu, beberapa judul eksperimental baru kurang mendapat sambutan positif dari pasar. Pandemi juga berdampak pada siklus pengembangan game, memperlambat rilisan berkualitas.

Meski begitu, Sony masih memiliki pilar kuat di game naratif. God of War Ragnarok tercatat sebagai game first-party tercepat dalam sejarah penjualan PlayStation.

Astro Bot memenangkan Game of the Year 2024, menunjukkan bahwa kualitas single-player masih menjadi andalan.

Kontras antara kesuksesan game naratif dan kegagalan live-service menjadi pelajaran berharga. Pengguna PS5 memang terus bertambah, tetapi minat terhadap game eksklusif berfluktuasi.

>>> Ending Film Masters of the Universe 2026, Apakah Bakal Lanjut Musim Kedua?

Ke depan, Sony perlu menyeimbangkan portofolio game tanpa terlalu bergantung pada judul besar. Fokus pada kualitas dan inovasi dinilai sebagai kunci untuk mengembalikan tren penjualan.