Angka tersebut melampaui prosesor AMD Ryzen AI dan Intel Core Ultra Series 2.

Pada pengujian Cinebench R24 dan Handbrake, arsitektur Panther Lake unggul tipis atas kompetitor utama dan mendekati Snapdragon X Elite.

GPU Intel Arc B390 (12 Xe core) mengejutkan dengan performa setara GPU diskrit entry-level seperti RTX 3050 atau RTX 4050 lama.

GPU tersebut mampu menjalankan viewport software 3D modeling seperti Blender dengan mulus tanpa menguras baterai.

Baterai 70Wh mencapai 15 jam pemutaran video 4K, 12 jam kerja nyata, hampir 20 jam pada PCMark Office Productivity (200 nits), dan hingga hampir 25 jam untuk video offline 1080p (kecerahan 50%).

Dua port Thunderbolt 4 ditempatkan di sisi kiri dan kanan untuk fleksibilitas pengisian daya melalui charger 90W bawaan.

Fitur keamanan meliputi sensor sidik jari pada tombol daya dan kamera IR untuk Windows Hello Face Recognition yang bekerja cepat.

Namun, webcam 1080p menghasilkan noise di ruangan minim cahaya, sudut pandang terlalu lebar, dan mikrofon ganda merekam suara agak berjarak.

Kamera sudah dilengkapi penutup fisik (privacy shutter).

Secara keseluruhan, Asus ExpertBook Ultra menawarkan paket lengkap laptop bisnis premium: portabilitas ekstrem, ketahanan militer, layar OLED matte langka, dan performa gahar berkat Intel Panther Lake.

>>> Mini PC MSI EdgeMesa N AI+ Siap Tandingi Mac Studio Berkat Nvidia RTX Spark

Perangkat ini cocok bagi eksekutif dinamis maupun desainer 3D yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa kompromi performa.