Ini 20 Negara dengan Work-Life Balance Terburuk, Indonesia Tidak Termasuk
Sejumlah negara masih bergulat dengan masalah keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Laporan Global Life-Work Balance Index 2025 dari Remote.
com mengungkap negara-negara dengan kondisi paling buruk.
Daftar Negara dengan Work-Life Balance Terburuk
- Filipina: Rata-rata jam kerja mencapai 42,25 jam per minggu, namun tingkat kebahagiaan masyarakat masih relatif baik.
- Kazakhstan: Budaya kerja yang berat dan tingkat inklusivitas rendah.
- Uni Emirat Arab: Jam kerja sangat panjang dan inklusivitas rendah.
- Meksiko: Upah relatif rendah meski reformasi ketenagakerjaan mulai berjalan.
- Hong Kong: Tekanan kerja tinggi dan tingkat kebahagiaan rendah.
- Aljazair: Upah rendah dan kualitas layanan kesehatan lemah.
- Iran: Jam kerja panjang dan inklusivitas sangat rendah.
- Maroko: Jam kerja panjang serta tingkat kebahagiaan rendah.
- China: Jatah cuti terbatas dan budaya kerja dengan jam panjang.
- India: Upah rendah dan budaya kerja keras yang kuat.
- Bangladesh: Upah sangat rendah dan budaya lembur tinggi.
- Qatar: Pendapatan tinggi, tetapi kepuasan pekerja relatif rendah.
- Pakistan: Tingkat kebahagiaan rendah dan tekanan sosial untuk bekerja lebih lama.
- Irak: Faktor keamanan dan kondisi kerja menjadi tantangan utama.
- Ethiopia: Tidak memiliki upah minimum nasional dan tingkat kebahagiaan rendah.
- Mesir: Jam kerja panjang dan tingkat kebahagiaan sangat rendah.
- Amerika Serikat: Tidak ada sistem cuti berbayar yang dijamin nasional.
- Nigeria: Menjadi negara dengan work-life balance terburuk akibat masalah keamanan dan minimnya hak cuti pekerja.
- Rusia: Tingkat inklusivitas rendah dan kebahagiaan moderat.
- Turki: Faktor keamanan, kebahagiaan rendah, dan manfaat pekerja terbatas.
Studi ini menganalisis 60 negara dengan PDB terbesar menggunakan indikator seperti cuti tahunan, tunjangan sakit, cuti melahirkan, upah minimum, jam kerja mingguan, layanan kesehatan, tingkat kebahagiaan, inklusivitas LGBTQ+, dan faktor keamanan.
>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 5 - 7 Juni 2026
Indonesia tidak masuk dalam daftar 20 terburuk, namun juga belum termasuk kelompok terbaik.
>>> Ending Film Masters of the Universe 2026, Apakah Bakal Lanjut Musim Kedua?
Update Terbaru
Napoli Tebus Penuh Rasmus Hojlund, Manchester United Alihkan Dana ke Ederson
Kamis / 04-06-2026, 15:02 WIB
Baca Lookism Chapter 610 Sub Indo English Raw Bahasa Indonesia, Makin Panas!
Kamis / 04-06-2026, 15:00 WIB
Port FC Amankan Jasa Bruno Moreira, Winger Produktif Eks Persebaya
Kamis / 04-06-2026, 14:56 WIB
Ibrahima Konate Akui Depresi Usai Kehilangan Diogo Jota dan Sang Ayah
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
Panduan Cek IHSG Hari Ini dan Strategi Analisis untuk Investor 2026
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
3 Kandidat Juara MotoGP Hungaria 2026: Kejutan Comeback Paling Dinanti
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
Deri Corfe Resmi Tinggalkan PSIM, PSIS Semarang Jadi Tujuan?
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
Telkom Resmi Luncurkan AIcosystem untuk Perkuat Transformasi Digital
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
Mariano Peralta Jadi Pemain Asing Termahal, Borneo FC Dominasi Pasar Liga 1
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
Kasus Satai Maut Boyolali: Delapan Saksi Diperiksa, Menantu Jadi Kunci
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
Mengenali 9 Tanda Toksik yang Sering Tak Disadari
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
Baterai 8000 mAh Jadi Andalan Realme P4R 5G, Klaim Tahan 3 Hari
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
Ariston Andris 3: Water Heater Cerdas untuk Kamar Mandi Modern
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB
Pelemahan Rupiah Justru Dongkrak Daya Saing Pariwisata Indonesia 2026
Kamis / 04-06-2026, 14:55 WIB






