Asus mengincar posisi puncak pasar laptop enterprise Indonesia pada akhir 2027. Perusahaan asal Taiwan itu optimistis dengan pertumbuhan pangsa pasar yang signifikan.

Saat ini, pasar laptop enterprise dan komersial di Indonesia dikuasai oleh tiga merek utama: Lenovo, HP, dan Dell.

>>> Google Rilis Fitur Fake Call Detection untuk Tangkal Penipuan AI

Asus berhasil menyalip HP pada akhir tahun lalu dan kini bertengger di peringkat ketiga.

Pasar laptop komersial Indonesia tumbuh 10 hingga 20 persen per tahun.

Pertumbuhan ini didorong oleh kebutuhan AI hibrida, pembaruan perangkat pasca pandemi, migrasi ke Windows 11, dan fokus pada ROI.

Co-CEO Asus, S. Y.

Hsu, mengungkapkan bahwa bisnis laptop komersial Asus di Indonesia tumbuh 117 persen sepanjang 2025. “Melanjutkan pencapaian ini, kami memasang visi yang lebih berani.

Pada akhir tahun 2027, kami memasang target untuk menjadi merek PC komersial nomor satu di Indonesia,” kata Hsu.

>>> ASUS dan ROG Luncurkan Monitor Premium Terbaru di Computex 2026

Asus mengandalkan lini Expert Series yang memiliki desain tipis dan ringan.

Produk ini lolos uji standar militer AS dan dilengkapi fitur keamanan perangkat keras bawaan serta alat manajemen berbasis AI.

Salah satu fitur unggulan adalah ASUS AI Expert Meet. Fitur ini menyediakan transkrip rapat real-time, terjemahan otomatis, dan peredam bising AI.

Untuk memenangkan tender pemerintah dan perusahaan, Asus merakit perangkat komersial secara lokal. Kerja sama dengan Sat Nusapersada di Batam memenuhi regulasi TKDN.

Asus juga menawarkan garansi premium hingga tiga tahun termasuk baterai. Dukungan pusat layanan di berbagai kota besar membantu meminimalkan downtime bagi pengguna bisnis.

>>> Google Luncurkan Gemini Go untuk Ponsel Android Spesifikasi Rendah

Data internal Asus menunjukkan pangsa pasar naik dari 5 persen pada 2024 menjadi 11 persen pada 2025. Target untuk 2026 adalah 18 persen.