Nama Rafael Leao menjadi sosok yang paling gencar diperbincangkan karena ia dikabarkan mulai menimbang opsi hengkang dari San Siro.

Setelah membela panji Rossoneri selama tujuh tahun, Leao telah bertransformasi menjadi salah satu wajah paling ikonik bagi klub di era modern.

Namun, keinginan sang pemain untuk pergi dianggap sebagai sinyal kuat bahwa kemitraan ini harus segera diakhiri demi kebaikan bersama.

Fabio Capello tampaknya sudah kehilangan kesabaran melihat situasi yang terus berlarut-larut tanpa kejelasan prestasi dari sang pemain.

Ia menilai bahwa tugas direktur baru Milan saat ini sebenarnya cukup sederhana, yakni mencari klub pembeli yang potensial.

Pernyataan tegas Fabio Capello mengenai masa depan Rafael Leao:

  • Manajemen Milan disarankan segera mencari tim yang bersedia menebus nilai transfer sang pemain dalam waktu dekat.
  • Alasan utamanya adalah karena performa Leao dalam dua tahun terakhir sudah sangat jauh berbeda dibandingkan saat ia membantu Milan juara.
  • Capello menilai Leao bukan lagi sosok pembeda yang bisa diandalkan dalam pertandingan-pertandingan krusial.
  • Adanya rumor mengenai bisikan dari tim lain di telinga Leao membuat sang pemain tidak lagi fokus sepenuhnya pada klub.

Bagi Capello, penurunan performa Leao bukan sekadar masalah teknis biasa, melainkan menyangkut hilangnya kelebihan yang dulu ia miliki.

>>> Viral Wanita Nonton Konser Saat Campak, Dokter Beri Peringatan Mengejutkan

Ia menyoroti bagaimana Leao tidak lagi mampu memberikan dampak besar bagi tim seperti saat ia berada di puncak keemasannya beberapa tahun lalu.

Legenda kepelatihan tersebut juga mencermati perubahan posisi bermain Leao yang sempat dicoba sebagai penyerang tengah atau peran hibrida lainnya.

Menurut Capello, eksperimen taktik tersebut justru tidak membantu sang pemain untuk menemukan kembali ritme permainan terbaiknya.