"Saya tidak melihat bagaimana mungkin untuk menyilangkan dua dunia yang sama sekali berbeda ini," tegasnya.

Ia menegaskan perjuangan hadiah uang ditujukan untuk pemain peringkat bawah, bukan untuk dirinya.

"Ini adalah perjuangan untuk para pemain, pemain berperingkat lebih rendah yang benar-benar berjuang keras untuk bertahan hidup di dunia tenis ini.

Tidak ada hubungannya dengan saya," pungkas Sabalenka.

Perjalanan ke Perempat Final

Sebelum menghadapi Osaka, Sabalenka tampil impresif di babak pertama dengan mengalahkan Jessica Bouzas 6-4, 6-2. Di babak kedua, ia menyingkirkan Elsa Jacquemot 7-5, 6-2 pada Kamis (28/5).

"Itu adalah pertandingan yang rumit melawan lawan yang rumit," kata Sabalenka usai laga melawan Jacquemot.

Ia mengandalkan kekuatan fisik dan kecepatan langkah kaki untuk mengamankan poin krusial.

"Saya hanya mencoba mengingatkan diri sendiri bahwa saya sangat kuat, dan saya bisa menghadapinya, dan saya harus bekerja secepat mungkin dengan kaki saya," tuturnya.

Sabalenka juga terus memaksa diri tampil agresif untuk memberi tekanan maksimal pada lawan.

"Percepat raket, dan coba kembalikan bola ke sisi itu, coba tetap agresif, dan beri tekanan sebanyak mungkin padanya," ujarnya.

Hasil tersebut membawanya ke babak ketiga melawan Daria Kasatkina pada Sabtu, sebelum akhirnya menembus perempat final.

>>> Real Madrid Segera Resmikan Transfer Denzel Dumfries dari Inter Milan

"Saya sangat senang bisa meningkatkan level di momen-momen penting pertandingan," ujar Sabalenka.