Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026. Indeks domestik ditutup melemah 4,11 persen ke level 5.941,07.

Sempat menyentuh 5.842,00, level terendah sejak pandemi Covid-19 varian Delta pada Mei 2021. Pasar modal Indonesia pun mengalami guncangan hebat.

>>> 5 Kesalahan Partner Bisnis yang Bikin Rugi, Pengusaha Wajib Tahu di 2026

Purbaya Minta Investor Tenang

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau investor tetap tenang. Ia menegaskan fundamental ekonomi nasional masih sangat kokoh.

Penurunan tajam ini lebih disebabkan aksi jual akibat kekhawatiran sesaat. Kondisi tersebut diperkirakan hanya berlangsung jangka pendek.

Purbaya memaparkan sejumlah alasan optimisme. Realisasi pendapatan pajak positif menunjukkan ketahanan ekonomi.

>>> Perkuat Likuiditas 2026, Bank BSN Resmi Gandeng SMF Garap Sekuritisasi Aset Aman

Perputaran ekonomi di berbagai daerah tetap aktif. Daya beli masyarakat kuat menjadi motor pertumbuhan.

Ia mencontohkan keramaian di Jakarta sebagai bukti daya beli belum tergerus. Purbaya yakin IHSG akan rebound dalam waktu dekat.

Koreksi Ekstrem dari Puncak

IHSG sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada 20 Januari 2026 di level 9.134,70. Total koreksi dari titik puncak mencapai 34,96 persen.

>>> Tuduhan Monopoli Steam Memanas, Gabe Newell Beri Jawaban Mengejutkan

Pemerintah terus memantau pergerakan pasar. Stabilitas sistem keuangan tetap terjaga di tengah dinamika global dan domestik.