>>> Hasil Drawing VCT Pacific Stage 1 2026: Derby Jepang dan Duel Alpha vs Omega

Kesepakatan tetap berlanjut karena James Wan melihat potensi besar pada konsep horor yang dikembangkan Kane. Pendekatan found footage memberikan nuansa berbeda dari film horor konvensional.

Memilih Karier daripada Kuliah

Kane harus membagi waktu antara sekolah dan kolaborasi dengan petinggi Hollywood. Menurut IndieWire, ia memutuskan menunda kuliah setelah menandatangani kontrak dengan A24.

Baginya, tawaran itu adalah jalan baru yang terbuka lebar. Meski berisiko, ia fokus mengejar mimpi sebagai sineas profesional.

Keputusan itu terbukti tepat karena Backrooms kini menjadi film horor paling dibicarakan tahun ini.

Alur Cerita dan Fakta Unik

Film Backrooms mengisahkan Clark (Chiwetel Ejiofor), manajer toko furnitur yang menemukan akses ke dimensi misterius berupa ruangan kuning tak berujung.

Ia berkali-kali masuk hingga akhirnya menghilang.

Terapisnya, Dr. Mary Kline (Renate Reinsve), berusaha menyusul mencari keberadaannya. Ketegangan muncul seiring misteri yang menyelimuti tempat tersebut.

Beberapa fakta penting produksi:

  • Pemeran utama: Renate Reinsve, Chiwetel Ejiofor, Mark Duplass
  • Rumah produksi: A24 bekerja sama dengan Atomic Monster (James Wan)
  • Genre: Horor psikologis / found footage
  • Unsur Indonesia: Penggunaan audio bahasa Indonesia dari NASA Golden Record

Dalam salah satu adegan, terdengar suara rekaman bahasa Indonesia dari The Golden Record milik NASA yang diluncurkan pada 1977.

Rekaman itu berisi ucapan salam dari berbagai bahasa, termasuk pesan Ilyas Harun: "Selamat malam, hadirin sekalian. Selamat berpisah dan sampai bertemu lagi di lain waktu."

>>> Ratusan Warga Geruduk DPRD Magetan, Desak Tambang Sayutan Tutup Permanen di 2026

Kehadiran audio itu memberikan sensasi merinding sekaligus kebanggaan bagi penonton Indonesia. Dengan segala keunikan dan pencapaiannya, Backrooms bukan sekadar film horor biasa, melainkan fenomena budaya baru.