Petenis Rusia Diana Shnaider melaju ke semifinal Grand Slam French Open 2026 setelah menumbangkan tunggal putri nomor satu dunia Aryna Sabalenka di Lapangan Philippe Chatrier pada Rabu, 3 Juni 2026.

Kondisi angin kencang di lapangan mengganggu konsistensi permainan Sabalenka yang mengandalkan servis kuat. Sementara itu, Shnaider sukses beradaptasi setelah kehilangan set pertama.

>>> Cristiano Ronaldo Incar Trofi Piala Dunia 2026 Bersama Portugal

Petenis asal Belarusia itu terlihat frustrasi dengan performanya. Ia sempat mengeluhkan lemparan bola kepada tim pelatih akibat embusan angin yang mengganggu akurasi pukulan agresifnya.

Meskipun demikian, Sabalenka sempat menunjukkan perbaikan pergerakan di awal set kedua dengan mematahkan servis lawan. Namun, Shnaider akhirnya mendominasi jalannya set penentu.

Keberhasilan menembus babak empat besar ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Shnaider yang baru pertama kali bertanding di arena utama turnamen tersebut.

"Well, honestly I am speechless. Super happy.

Obviously, today tough conditions with the wind," kata Diana Shnaider.

Shnaider mengakui bahwa bertanding di stadion besar untuk pertama kalinya membuatnya sangat tegang sepanjang set pembuka. "Obviously, the first time playing in an arena - super nervous.

So definitely a lot of nerves.

The first set was trying to adjust to her game, trying to figure out how to play," ujarnya.

Menghadapi status lawan sebagai pemain peringkat teratas, petenis muda tersebut memilih fokus meraih poin demi poin tanpa memikirkan papan skor.

>>> Lionel Scaloni Tegaskan Masa Depan Lionel Messi di Timnas Argentina

"I feel like I was trying to focus point by point. Not thinking about the score.