Semen Padang FC resmi menunjuk Nil Maizar sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027.

Keputusan ini diumumkan langsung melalui saluran resmi klub.

>>> Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026: Hadapi Oman dan Mozambik

Manajemen Kabau Sirah bergerak cepat setelah dipastikan turun kasta dari Liga 1 pada musim lalu.

Presiden klub Andre Rosiade menyatakan kepercayaan penuh kepada arsitek taktik asal Sumatra Barat tersebut.

Penunjukan Nil Maizar didasari rekam jejak dan ikatan emosional yang kuat dengan tim. Pelatih berusia 56 tahun ini pernah membawa Semen Padang meraih periode emas dalam sejarah klub.

Kini, di tengah situasi sulit pasca-degradasi, Nil Maizar mendapat target utama: mengembalikan Semen Padang ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Performa Buruk dan Degradasi

Musim 2025/2026 menjadi periode kelam bagi Semen Padang. Tim asuhan Imran Nahumarury terus berada dalam tekanan dan gagal keluar dari zona merah.

Semen Padang finis di peringkat ke-17 klasemen akhir Liga 1. Dari 34 pertandingan, mereka hanya mengumpulkan 20 poin.

Rinciannya: lima kemenangan, lima hasil imbang, dan 24 kekalahan. Lini depan kurang produktif dan pertahanan rapuh menjadi penyebab utama kegagalan.

Akibat hasil buruk itu, Semen Padang terdegradasi ke Championship bersama Persis Solo dan PSBS Biak.

>>> Empat Pemain Timnas Indonesia Main Golf di Tengah Libur Latihan

Rekam Jejak Nil Maizar

Nil Maizar lahir di Payakumbuh pada 2 Januari 1970. Ia merupakan sosok penting dalam sejarah modern Kabau Sirah.

Namanya mencuat saat mengantarkan Semen Padang juara Liga Primer Indonesia (LPI) 2011/2012. Prestasi itu membawa tim melaju ke kompetisi Asia.

Tak lama kemudian, Nil Maizar dipercaya menangani Timnas Indonesia di Piala AFF 2012.

Setelah itu, ia melatih berbagai klub seperti Putra Samarinda, Persela Lamongan, PS TIRA, Sriwijaya FC, Dewa United, Persiba Balikpapan, dan PSMS Medan.

Sebelum kembali ke Padang, klub terakhirnya adalah Sumsel United di Championship musim lalu. Pengalaman panjang ini diharapkan menjadi modal penting.

Restrukturisasi dan Markas Baru

Manajemen juga membenahi struktur organisasi klub. Deni Sulton diangkat sebagai General Manager sekaligus Asisten Manajer Tim untuk memaksimalkan koordinasi.

Di sisi non-teknis, Semen Padang tidak bisa menggunakan Stadion Haji Agus Salim musim depan karena renovasi total.

>>> Rakhmatsho Rakhmatzoda Dipanggil Timnas Tajikistan Hadapi India

Dua lokasi alternatif telah disiapkan: Stadion Benteng di Tangerang dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi.