Gelandang Timnas Portugal, Bernardo Silva, dikabarkan telah menetapkan pilihannya untuk masa depan kariernya di Liga Spanyol.

Pemain Manchester City tersebut secara terbuka lebih memprioritaskan Barcelona dibandingkan menerima tawaran dari Atletico Madrid.

Langkah ini diambil Bernardo setelah memutuskan tidak memperpanjang kontrak di Stadion Etihad.

Pengabdian selama sembilan tahun bersama skuad asuhan Pep Guardiola akan berakhir pada bursa transfer musim panas 2026.

Dilema Finansial Barcelona dan Minat Atletico

Meskipun Bernardo Silva sangat berminat pindah ke Camp Nou, masalah finansial yang melilit Barcelona menjadi hambatan utama.

Klub asal Catalan tersebut belum memberikan kepastian resmi terkait kesepakatan nilai kontrak sang pemain.

Kondisi ini sempat dimanfaatkan Atletico Madrid untuk melakukan pendekatan intens kepada mantan penggawa AS Monaco tersebut.

Melalui laporan jurnalis Spanyol Gerard Romero, Los Rojiblancos dikabarkan sempat menjalin pembicaraan serius dengan pihak Bernardo.

Namun, pemain berusia 31 tahun itu menegaskan hatinya tetap tertuju pada Blaugrana.

Bernardo bahkan secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Atletico jika Barcelona berhasil menyelesaikan kendala administratif mereka.

"Prioritas utama saya adalah Barca.

Jika Barcelona berhasil membereskan semua urusan mereka, mohon maaf saya tidak bisa bergabung dengan Anda (Atletico)," ungkap Bernardo Silva.

Persaingan Panas Barca dan Atletico

Ketegangan antara Barcelona dan Atletico Madrid tidak hanya dipicu oleh perebutan Bernardo Silva.

Kedua klub raksasa Spanyol ini sebelumnya sudah terlibat persaingan sengit dalam memperebutkan penyerang Argentina, Julian Alvarez.

Hubungan kedua manajemen dilaporkan semakin meruncing karena alotnya proses negosiasi transfer Alvarez. Atletico sempat menolak mentah-mentah tawaran fantastis dari Barcelona demi mempertahankan aset berharga mereka.

Berikut ringkasan data negosiasi transfer Julian Alvarez: