Tim nasional U-19 Timor Leste menunjukkan keseriusan tinggi menjelang Piala AFF dengan tiba di Medan satu pekan lebih awal.

Skuad ini mendarat di ibu kota Sumatera Utara pada Senin (1/6/2026).

>>> Veda Ega Pratama Tembus 5 Besar Klasemen Moto3 2026, Satu-satunya Non-Spanyol

Keputusan datang lebih cepat diambil untuk mempercepat adaptasi pemain terhadap kondisi lapangan. Hal ini dilakukan meskipun tim asuhan Emral Bin Bustaman diklaim sudah memiliki persiapan teknis yang matang.

Tantangan Adaptasi Lapangan Rumput Alami

Pelatih Timor Leste, Emral Bin Bustaman, mengungkapkan bahwa kendala utama timnya adalah keterbatasan fasilitas di negara asal. Selama masa persiapan, mereka terbiasa berlatih di atas lapangan rumput sintetis.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan arena pertandingan Piala AFF yang menggunakan rumput alami.

Oleh karena itu, jeda waktu satu minggu di Medan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membiasakan diri dengan tekstur lapangan yang berbeda.

Agenda persiapan Timor Leste selama berada di Medan meliputi:

  • Melakukan latihan intensif sebanyak lima kali untuk pengenalan lapangan.
  • Menggelar dua pertandingan uji coba melawan klub sepak bola lokal.
  • Memanfaatkan Stadion Baharuddin Siregar di Lubuk Pakam sebagai lokasi simulasi tanding.
  • Membangun mentalitas dan kepercayaan diri pemain dalam situasi pertandingan nyata.

Rangkaian agenda tersebut diharapkan mampu menutupi kekurangan pengalaman pemain dalam mengolah bola di permukaan rumput alami.

Emral menegaskan bahwa adaptasi fisik dan teknik sangat krusial bagi performa anak asuhnya.

>>> Ogah Pikirkan Inggris-Kanada, John Herdman Pilih Fokus Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Ambisi Meski Menghadapi Lawan Berat

Secara statistik, Timor Leste memang memiliki catatan kurang impresif saat berhadapan dengan tim-tim besar di Asia Tenggara.