Di sela konser, Ashin bercanda menyebut dirinya sebagai "maknae palsu" atau anggota termuda tiruan di grup tersebut.

Meski wajah baru bagi sebagian penonton, Ashin merasa tersanjung karena publik Jakarta memberikan dukungan dan energi positif. Respons selama tiga hari konser melampaui ekspektasinya.

>>> Pesaing Top Scorer Piala AFF U-19 2026, Mesin Gol Timnas Indonesia Dibayangi Dua Nama Mengejutkan

Rencana Besar: Boyong Seluruh Mayday ke Jakarta

Pengalaman membekas ini memunculkan keinginan kuat Ashin untuk segera kembali ke Indonesia. Ia berambisi memboyong seluruh rekan satu bandnya di Mayday untuk menggelar konser tunggal lengkap di Jakarta.

Personel Mayday yang diharapkan hadir meliputi Ashin (vokalis), Monster (gitaris), Stone (gitaris), Masa (bassis), dan Ming atau Guan You (drummer).

Rencana ini merupakan bentuk terima kasih atas cinta yang ia rasakan selama kunjungan singkatnya.

"Semoga kali ini kalian tidak perlu menunggu hingga 20 tahun hanya untuk bertemu kami lagi," tutur Ashin menutup pesannya.

Ia menegaskan perjalanan pertamanya ke Jakarta memiliki makna mendalam bagi sejarah karier musiknya.

Dalam video yang dibagikan, terlihat cuplikan momen dari proses pendaratan di bandara, suasana jalanan, hingga aktivitas di balik layar.

Ashin juga membagikan momen emosional saat berinteraksi dengan penonton di atas panggung.

Selama konser F*FOREVER, Ashin membawakan lagu Love in Loving You dan My Love bersama F4.

Ia juga melantunkan lagu hit Mayday seperti Suddenly Missing You So Bad dan Willful.

Mayday merupakan band pop-rock alternatif asal Taiwan yang terbentuk pada 7 Juli 1999.

Band ini memiliki reputasi solid di industri musik Asia dengan segudang prestasi, termasuk empat kali memenangkan Best Band di Golden Melody Awards (2001, 2004, 2009, 2012).

Lagu hit mereka seperti Suddenly Missing You, Stubborn, Contentment, dan Cheers sangat populer. Konser stadion Mayday selalu habis terjual dalam hitungan menit.

Keberhasilan konser di Indonesia Arena membuktikan musik Mandopop tetap memiliki tempat di hati penggemar Indonesia.

>>> Kilas Balik Piala Dunia 1994: Momen Mengejutkan Saat Sepak Bola Taklukkan AS

Ashin berharap momentum ini menjadi awal hubungan yang lebih erat antara Mayday dengan penggemar setia di tanah air.