Dalam laga pemanasan, Luis de la Fuente diprediksi akan menduetkan Pau Cubarsi dengan Eric Garcia di jantung pertahanan.

Ia kemungkinan mengesampingkan Dean Huijsen.

Di lini depan, Ferran Torres dipilih sebagai ujung tombak. Sementara itu, Gonzalo Garcia tidak masuk skuad final meski menunjukkan performa menarik.

Berikut perbandingan performa Real Madrid dan rival domestik musim 2025/2026:

  • La Liga: Real Madrid runner-up, Barcelona juara, Atletico papan atas.
  • Copa del Rey: Madrid gugur di 16 besar, Barcelona semifinal, Atletico final.
  • Liga Champions: Madrid berhenti di perempat final, Atletico semifinal.

Prestasi Real Madrid musim ini di bawah Alvaro Arbeloa sedang dalam transisi berat setelah ditinggalkan Xabi Alonso.

Hal ini menjelaskan mengapa de la Fuente lebih memilih pemain dari klub lain.

Analisis Potong Generasi yang Dinilai Tanggung

Strategi potong generasi de la Fuente menuai perdebatan.

Meski Spanyol termasuk lima besar tim termuda dengan rata-rata usia 26,7 tahun, kehadiran pemain veteran membuat strategi ini terasa setengah hati.

Pemain senior yang dipertahankan antara lain Borja Iglesias (33 tahun), Fabian Ruiz, Alex Grimaldo, David Raya, dan Aymeric Laporte (32 tahun).

Publik mempertanyakan mengapa pemain muda potensial seperti Gonzalo Garcia diabaikan.

Keputusan mencoret Dean Huijsen juga berdasar alasan medis. Pemain tersebut mengalami enam kali cedera sepanjang musim, termasuk masalah otot betis kanan pada akhir Mei.

Beberapa alasan teknis absennya pemain Real Madrid:

  • Tulang punggung Madrid didominasi pemain asing non-Spanyol.
  • Pemain Spanyol seperti Alvaro Carreras kalah bersaing dengan Marc Cucurella.
  • Kondisi kebugaran Dean Huijsen terganggu cedera kambuhan.
  • Menurunnya performa kolektif Madrid di domestik dan Eropa.

Ketiadaan pemain Real Madrid murni pertimbangan taktis dan performa, bukan sentimen pribadi. Fokus de la Fuente adalah membangun tim solid berdasarkan kebugaran dan kontribusi nyata di klub.

Spanyol tergabung di Grup H bersama Uruguay, Cape Verde, dan Arab Saudi.

Di atas kertas, La Furia Roja seharusnya bisa melaju mulus, meski tantangan dari Uruguay tidak bisa dianggap remeh.

>>> Marco Silva Tinggalkan Fulham, Resmi Gabung Benfica 2026

>>> Polisi Dalami Aliran Dana Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Diperiksa

>>> Satgas MBG Karanganyar Sambut Baik Pimpinan Baru BGN